Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5

Diduga Oknum Bendahara Diskominfo Tilep Pembayaran Iklan Media


BONGKAR, Kota Bima- Senin (11/2/19) Seorang Oknum Bendahara di Dinas Kominfo Kota Bima diduga tilep Anggaran pembayaran iklan koran salah satu media lokal di Bima. Dalam melancarkan aksinya oknum BY (34), menyodorkan sebuah kutansi kepada pimpinan media sebesar Rp.1.500.000 yang disaksikan oleh kedua orang staf perempuan yang bekerja disitu. Namun sayangnya nilai Rp.1.500.000 yang tertera pada kuitansi tersebut tidak sama dengan yang dibayarkan.

Karena merasa sudah dibohongi oleh oknum bendahara Diskominfo Pimpinan media bongkar ini pada Kamis (14/2/19) kembali mendatangi kantor Diskominfo Kota Bima guna untuk mengklarifikasi terkait masalah pemotongan yang dilakukan  oknum bendahara tersebut.

Sementara dalam keterangan pers nya Wahyudin Adiansyah mengaku jika iklan koran yang dibayarkan oleh oknum bendahara tersebut hanya Rp. 750.000 bukan Rp. 1.500.000 seperti yang tertera di kuitansi tersebut.

" Iklan Rp. 1.500.000 yang saya tanda tangani itu hanya yang dibayar kepada saya Rp. 750.000 saja", ujarnya.

Disisi lain Kepala Dinas Kominfo Kota Bima Ir. Supawarman yang diwawancarai oleh media ini mengaku jika dirinya merasa tidak tau menahu terkait bendaharanya yang telah memotong  Anggaran iklan media, dan berjanji akan segera memanggil oknum bendahara tersebut untuk dilakukan klarifikasi.

"saya akan memanggil bendahara saya nanti" ujar Kadis.

Dalam kesempatan itu pula beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya mengaku jika selama ini di Diskominfo Kota Bima tidak memberikan wewenang secara penuh pengelolaan anggaran media kepada  Bidang Informasi Deisinasi dan komunikasi  yang memang jauh lebih relevan dengan kerja Media, malah pengelolaan anggaran media yang lebih besar dilakukan oleh pihak sekertariat Diskominfo yang dalam hal ini Bidang Keuangan. (AzQ).

BONGKAR, Kota Bima- Senin (11/2/19) Seorang Oknum Bendahara di Dinas Kominfo Kota Bima diduga tilep Anggaran pembayaran iklan koran sala...

Koalisi Parpol Pengusung Jokowi, Gelar Diskusi Lawan Berita Hoax


BONGKAR Dompu,—  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Bintang Sembilan Kabupaten Dompu menggelar kegiatan diskusi publik melawan hoaks yang bertempat di Gedung PKK Dompu, Rabu (30/1/2019). Topik yang dibahas dalam diskusi publik mengenai masalah Pilpres 2019 yang menyangkut berita hoaks, ujaran kebencian yang lebih cendrung mendiskriditkan Capres Cawapres Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Diskusi Publik ini diadakan untuk menetralisasi segala macam informasi berkaitan Pemerintah Presiden Jokowi, yang akhir-akhir ini menjelang Pilpres 2019 selalu menyudutkan, sehingga masyarakat terutama kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar terkadang terbawa oleh informasi-informasi yang tidak jelas.
Karena hoax merupakan usaha menipu atau mengakali pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut adalah palsu.

Ketua Panitia, Benyamin menjelaskan dalam sambutannya untuk mempelajari dan mengetahui lebih dalam tentang hoax tersebut di dalam perkembangan teknologi dan penyebarannya di lingkungan masyarakat akan menyebabkan disitintegrasi bangsa. Oleh karena itu, pihaknya mengajaka sama-sama mengupas tuntas tentang hoax dan ujaran kebencian menjelang Pilpres 2019.

Sejumlah narasumber andal dan Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Bintang Sembilan (LSM LBS) sangat miris melihat tim sukses, Parpol koalisi pendukung salah satu Capres/Cawapres menyerang dan menebar infromasi untuk menyudutkan Capres petahana, yakni Jokowi-Ma’ruf Amin.
Dijelaskannya, diskusi  publik yang digelar adalah sebagai mediator bagi peserta dan masyarakat umumnya untuk sama-sama belajar mencermati segala informasi yang ada.

“Pak Jokowi-Maruf sulit akan kalah di Pilpres 2019, lawannya Jokowi bukan siapapun, tapi lawannya adalah bahaya boaks,” paparnya.

Selanjutnya Ketua DPC PDI Perjuangna Kabupaten Dompu, Subarno menjelaskan bahwa berita bohong atau hoax adalah informasi yang sesunggunya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.
Dikatakannya, umumnya informasi hoax atau sesat biasanya bermuatan fanatisme atas nama ideologi, agama, judul dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data.

Ia menyebutkan, ada beberapa kasus hoax yang bisa dilihat menjelang Pilpres untuk menyerang salah satu calon presiden dari isu kertas suara satu kontainer tercoblos, isu penganiayaan Ratna Sarumpaet dan isu yang menyerang pribadi Jokowi soal paham Komunisme dan lain-lainnya.

“Mohon maaf saya tidak berbicara calon presiden yang lain akan tetapi saya akan menjelaskan kasus-kasus hoax dan ujaran kebencian pada Paslon no urut 1 yaitu Jokowi sebagai calon yang didukung oleh partai saya yaitu PDIP, dari kasus hoax katanya Jokowi kader PKI. Padahal sesungguhnya yaitu tidak benar secara fakta, kasus Ratna Sarumpaet dan lain-lain,” bebernya.

Lebih jauh, Subarno menjelaskan  yang perlu diketahui bahwa Jokowi tidak ada henti-hentinya untuk memerhatikan NTB. Salah satu kerja nyatanya membangun bendungan-bendungan di Dompu.

“Kita masyarakat Dompu harus mengingat dan berterima kasih kepada Pak Jokowi. Pak Jokowi tidak pernah henti-hentinya memperhatikan pembangunan di NTB, salah satunya dibangunnya bendungan besar di Dompu, itu perlu kita ingat,” paparnya. [ RED]

BONGKAR Dompu,—  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Bintang Sembilan Kabupaten Dompu menggelar kegiatan diskusi publik melawan hoaks...

Seorang Wartawan di Bima Dianiaya Oknum PNS

Ibrahim wartawan Jurnal NTB

BONGKAR, Kabupaten Bima,- Seorang wartawan di Bima dianiaya oleh seorang oknum guru PNS yang bekerja di SDN 1  Teke Kabupaten Bima. Kejadian yang memilukan itu berawal dari sebuah kasus penangkapan seorang guru RFI yang diduga telah berbuat asusila terhadap seorang janda.

Menurut pengakuan Ibrahim yang juga wartawan Jurnal NTB yang dikonfirmasi oleh media ini menuturkan jika perbuatan asusila itu kata pria yang akrab disapa Bram sudah diakui oleh oknum guru RFI. Hal ini dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh RFI diatas meterai 6000 yang disaksikan oleh ketua RT dan mengetahui dua Kepala Dusun.

Berdasarkan surat pernyataan itu lanjut Bram, Senin (28/01) siang, ia melakukan konfirmasi terhadap saudara RFI untuk kepentingan berita. Namun RFI justeru menunjukkan sikap arogan dengan memukulinya.

"Saya dipukul sebanyak lima kali hingga tersungkur. Kejadian ini banyak saksi mata yang melihatnya," ungkap Bram.

Perbuatan RFI ini sangat tidak diterima oleh Bram dan sangat merugikan dirinya. Untuk itu Bram membawa persoalan ini dijalur hukum.

"Kasus ini resmi saya laporkan ke Polres Bima atas dugaan penganiayaan," jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bima masih dalam upaya konfirmasi mengenai kasus tersebut. (Jf)



Ibrahim wartawan Jurnal NTB BONGKAR, Kabupaten Bima,- Seorang wartawan di Bima dianiaya oleh seorang oknum guru PNS yang bekerja di SDN...

Bupati : Kades Harus Menjadi Pelayan Masyarakat



BONGKAR, Bima,- Seorang kepala desa harus menjadi pelayan masyarakat dan menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan baik, sehingga dapat memimpin suatu desa dengan baik. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada saat memberikan arahan terkait dengan pelantikan 53 Kepala Desa secara serentak yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Bima pada hari Senin (28/1).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Unsur FKPD, Sekda Kabupaten Bima, Para Kabag, Staf Ahli, Kepala OPD, camat, para Kepala Desa yang dilantik serta warga masyarakat.

Dengan mengemban amanah tersebut,, lanjut Bupati, seorang kepala desa dapat memberikan pelayanan prima dan keterbukaan informasi dalam proses penyelenggaraan pemerintahan khususnya terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desa harus senantiasa ditonjolkan. Ini akan mendorong tumbuhnya iklim demokratisasi di kalangan masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong partisipasi yang lebih luas dalam seluruh bidang dan peri kehidupan masyarakat desa.

Maka dari itu kepada seluruh kepala desa yang baru saja diambil sumpah jabatan ini, agar dalam menjalankan tugas sebagai kepala desa dapat agar dapat menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan desa  dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tugas Saudara. Mengingat tuntutan serta harapan masyarakat desa untuk peningkatan pelayanan serta kesejahteraan, sejak hari ini hingga enam tahun kedepan, diamanatkan sekaligus sangat tergantung pada kinerja Saudara.

Salah satu indikator yang mempengaruhi keberhasilan menjalankan sebuah organisasi adalah adannya fungsi kepemimpinan, karena dalam organisasi terdapat mekanisme koordinasi, pengendalian, penerapan aturan, pelaksanaan tugas dan hirarki. Perpaduan semua mekanisme tersebut dapait berjalan karena adannya kepemimpinan. 

Oleh karena itu, dalam menjalankan kepemimpinannya kepala desa dituntut untuk lebih kreatif dan inovazi sebagai kepala desa, saudara mempunyai kewenangan untuk mengatur kehidupan masyarakat yang di tuangkan dalam peraturan desa. Dengan kewenangan tersebut,  saudara semestinya bisa lebih kreatif untuk mewujudkan harapan masyarakat. Tunjukan kepada masyarakat dedikasi peningkatan kinerja saudara terutama dalam pelayanan.

Begitupun terkait dengan Pengelolaan Alokasi Dana Desa ( ADD), dimana ADD ini merupakan bantuan dari pemerintah Pusat untuk dapat dikelola dengan baik oleh Desa. ADD ini bertujuan untuk mewujudkan pemerintah desa yang dapat mengelola pembangunan daerah berdasarkan prioritas anggaran mereka sendiri. Hal ini sesuai dengan poin ketiga dari Agenda Pembangunan Nasional dalam Perpres No. 2 tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019 yaitu untuk mewujudkan Nawa Cita dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada prinsipnya pengelolaan ADD ini pada prinsipnya harus menganut prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi maupun efisiensi. Pengelolaan keuangan desa yang diberikan kepada daerah melalui Alokasi Dana Desa (ADD) pada prinsipnya tetap mengacu pada pokok pengelolaan keuangan daerah (Permendagri No. 113 Tahun 2014). Maka dari itu dengan adanya ADD ini, dihimbau kepada seluruh kepala desa yang mendapatkan ADD ini harus dapat dikelola dengan baik dana desa tersebut, sehingga melalui ADD ini pembangunan yang direncanakan di desa dapat dilaksanakan demi kemakmuran masyarakat. Ujarnya.

Dijabarkan pula bahwa tahun 2019 ini merupakan tahun politik, dimana seluruh warga masyarakat, akan melaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota DPR RI, pemilihan Anggota Dewan baik Pusat, Provinsi/  Kabupaten / Kota Seluruh Indonesia, Pemilihan Anggota DPD. 

Maka dari itu dengan adanya pesta demokrasi ini diharapkan kepada seluruh kepala desa dan masyarakat agar dapat mendukung pelaksanaan pesta Demokrasi tersebut dalam rangka memilih pemimpin yang dapat menjalankan roda pemerintahan.

Kepada kepala desa, setelah dilantik dalam rangka menjalankan roda pemerintahan, agar dapat merangkul kembali lawan politik pada Pilkades beberapa waktu yang lalu. Dengan dirangkulnya lawan politik ini dalam rangka bersama – sama mendukung pelaksanaan roda pemerintahan di desa. 

Pada kesempatan ini, usai dilantik dan diambil sumpah jabatan ini, masing – masing kepala desa  melakukan penadantanganan berita acara sumpah yang disaksikan oleh Bupati Bima, Kepala DPMDES Kabupaten Bima, rohaniawan.
Adapun para Kepala Desa yang Dilantik ini, berdasarkan Lampiran SK. Bupati Bima Nomor: 188.45 / 98 / 06.16 / 2019 s/d. 188.45 / 149 / 06.16 / 2019 tanggal 25 Febuari 2019 tentang memberhentikan dengan hormat penjabat kepala desa dan mengangkat kepala desa terpilih hasil pilkades di 53 Kepala Desa serentak tahun 2019.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE berharap dengan dilantiknya saudara, kedepanya seorang kepala desa agar dapat sesegera mungkin menyusun perencanaan dalam pembangunan desa, mengingat sekarang masyarakat telah menunggu gebrakan kepala desa yang baru dilantik untuk menjalankan roda pemerintahan di desa. (AnZ)

BONGKAR, Bima,- Seorang kepala desa harus menjadi pelayan masyarakat dan menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan baik, seh...

Sambut HUT Gizi Ke – 59 Persagi Gelar Pemeriksaan Keseahtan Gratis.



BONGKAR, Kabupaten Bima,- Guna memeriahkan Hari Ulang Tahun Gizi Nasional Tingkat Kabupaten Bima Ke – 59 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2019, bertempat di halaman kantor Bupati Bima, Persatuan Ahli Gizi Nasional Tingkat Kabupaten Bima mengadakan kegiatan Senam bersama, Pemeriksaan Gratis dan Makanan Buah dan sayur. Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Bima, Para Assisten, Staf Ahli, Kabag, Kepala OPD dan staf lingkup pemerintah Kabupaten Bima. 


Menurut Ketua Persagi Kabupaten Bima Titha Masithah, M.Si menyampaikan bahwa dengan dilaksanakanya kegiatan seperti ini dalam rangka meningkatkan derajat hidup kita terutama di bidang kesehatan, hal ini dikarenakan dengan kitamelaksanakan kegiatan senam bersama ini kedepannya tubuh kita akan merasakan kekebalan terhadap penyakit.


Maka dari itu dengan dilakukan senam bersama, pemeriksan gratis dan makanan buah yang segar diharapkan bagi para pegawai, untuk menjaga kebugaran badan setelah menjalankan aktivitas dikantor.


Hal yang sama disampaikan Wakil Bupati Bima  Dahlan M.Noer, bahwasanya kegiatan senam bersama yang dilaksanakan seperti ini merupakan salah satu penerapan gaya hidup kita sekaligus untuk menerapkan hidup sehat melalui olahraga sehingga diharapkan, dengan tubuh yang sehat, masyarakat akan semakin produktif dalam menjalankan aktifitas sehari-harinya.


Oleh karena itu melalui senam bersama ini, jadikan olahraga sebagai gaya hidup dan kebutuhan kita. Bukan hanya sekedar dilakukan saat ada acara saja. Tentunya dengan harapan tercapai kesehatan tubuh.


Begitupula terkait dengan keberadan Kawasan Tanpa Rokok ( KTR) dimana, Bupati Bima telah mengeluarkan Perbup nomor 15 tahun 2018 tentang KTR ini, sehingga dengan adanya KTR diharapakan ASN baik itu yang mengabdi di lingkungan OPD, Sekolah, maupun di tempat umum agar tidak merokok disembarang tempat, karena dengan adanya himbauan ini kedepanya para ASN dilarang merokok di ruang kerja maupun di tempat umum. Adapun Kawasan Tanpa Rokok ini meliputi: fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan.


Apabila ASN ingin merokok, maka pemerintah telah menyediakan area tempat merokok, sehingga dengan adanya area smoking maka ASN yang ingin  merokok dapat  dilakukan.


Penerapan Kawasan Tanpa Rokok ( KTR) secara konsisten diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama terkendalinya faktor risiko penyakit dan kematian yang disebabkan oleh rokok, dan meningkatnya budaya msyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, akan meningkatkan citra (pandangan) yang baik dari masyarakat umum terhadap daerah dan pemerintahnya dengan meningkatnya kedisiplinan, ketertiban dan kepatuhan pada peraturan.


Dari aspek lingkungan, penerapan KTR akan berdampak pada meningkatnya kualitas udara, terutama kualitas udara dalam ruang. Dalam bidang ekonomi, akan mampu meningkatkan tingkat ekonomi keluarga karena berkurangnya belanja rokok, terutama pada keluarga miskin. Demikian juga bagi pemerintah setempat akan mengurangi pengeluaran belanja pemerintah daerah untuk pembiayaan kesehatan dalam penanggulangan penyakit akibat rokok. (AnZ)

BONGKAR , Kabupaten Bima,- Guna memeriahkan Hari Ulang Tahun Gizi Nasional Tingkat Kabupaten Bima Ke – 59 yang jatuh pada tanggal 25 Jan...

Bupati Tinjau Bencana Longsor Di Desa Samili


BONGKAR, Kabupaten Bima,- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE  bersama Assisten, Kabag Lingkup Setda Bima, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima,  Ka. BPBD Kabupaten Bima pada hari Kamais (24/1) meninjau bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah desa Samili Kecamatan Woha Kamis (24/1). Dalam peninjauan itu, rombongan Bupati Bima   didampingi Camat Woha, Kapolsek, Danramil Kecamatan Woha dan masyarakat desa Samili Kecamatan Woha.


Saat tiba di lokasi longsor tersebut, Bupati Bima melakukan peninjauan langsung serta melakukan perbicangan dengan Kalag BPBD Kabupaten Bima, camat untuk segera melakukan tindakan penanggulangan longsor.   Ini harus segera kita tindak lanjuti agar longsor tidak berlanjut, karena dengan musibah ini dapat mengancam jiwa warga masyarakat disekitar lokasi kejadian tersebut.


Selain itu, dengan adanya kejadian ini, saya sudah perintahkan instansi terkait untuk turun ke lokasi. Kita juga akan turunkan alat berat ke lokasi ini membantu pekerjaan perbaikan irigasi sehingga longsor tidak berlelanjutan, dan lahan pertanian tidak berkurang luasanya akibat longsor,” ujarnya.
Dari peninjauan itu, diketahui longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari ini sehingga menggerus tanah di badan saluran irigasi. Akibatnya, saluran irigasi menjadi lebar dan debit air pada saat hujan tersebut sangatlah besar dan tidak dapat menampung debit air hujan.


 Dengan kunjungan yang dilakukan ini, salah atu warga masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan Bupati Bima, dengah harapan bencana ini dapat segera teratasi dan memberikan solusi bagi persawahan yang tidak dapat diairi .”tuturnya. (AnZ/Hum)

BONGKAR, Kabupaten Bima,- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE  bersama Assisten, Kabag Lingkup Setda Bima, Kepala OPD Lingkup Peme...

Akibat Angin Putting Beliung 9 Rumah Warga Di Wilayah Kecamatan Donggo Rusak.


BONGKAR, Kabupaten Bima- Sebanyak 9 rumah warga masyarakat yang berada di Kecamatan Donggo pada hari Rabu (23/1) mengalami kerusakan akibat terjangan  angin putting beliung yang berada di wilayah Kecamatan Donggo pada jam 6.30 wit.


Menurut Camat Donggo Abubakar, SE menyampaikan bahwa akibat dari terjangan angin putting beliung banyak rumah penduduk yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin putting beliung, sehingga warga masyarakat yang berada di wilayah tersebut merasa panik dan keluar dari rumah dalam rangka menyelamatkan diri mereka pada saat kejadian tersebut. Dari kejadian tersebut beruntung tidak ada korban jiwa warga masyarakat dalam peristiwa  tersebut,  namun kerugian materiel ditkasir mencapai puluhan juta rupiah.


Lebih lanjut, Camat Donggo, angin kencang datang sangat cepat hingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. “Angin puting menghantam sangat cepat saat kejadian tersebut, sehingga  Warga yang panik berlarian keluar rumah karena takut. Bahkan rumah warga mengalami rusak parah terutama di bagian rangka atap yang tampak terbongkar akibat diterjang angin. Selain atap berterbangan, dinding rumah warga juga ikut rusak. Sementara itu, aliran listrik yang sempat padam saat angin puting beliung menerjang rumah warga kini sudah kembali normal.


Usai kejadian, warga langsung melakukan pembersihan dan perbaikan rumah mereka. Warga mengaku buru-buru membenahi rumah mereka yang rusak karena tak ingin rumahnya kehujanan dan perabotannya rusak terkena air. Tidak ada korban akibat peristiwa ini.


Berdasarkan laporan dari Camat Donggo terkait kejadian angin putting beliung, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri pada hari Kamis tanggal 24 Januari 2019, langsung menuju kelokasi kejadian angin putting beliung, dimana pada saat kunjungan kerumah warga yang mengalami terjangan angin putting beliung dalam rangka  menyerahkan bantuan, beliau juga menyampaikan bahwa, kepada seluruh warga masyarakat yang mengalami musibah terjangan angin putting beliung di wilayah kecamatan Donggo agar bersabar dan diberikan ketabahan, “ Jadikanlah ini suatu pelajaran untuk kita semua dan semoga untuk korban diberikan ketabahan,” ucapnya.


Pada kesempatan ini saya juga menghimbau kepada dinas terkait agar dapat mendata kerugian yang dialami musibah angin putting beliung sehingga dari data tersebut pemerintah akan memberikan bantuan dalam rangka membangun kembali rumah yang rusak akibat terjangan putting beliung.hal ini dikarenakan dengan adanya data pemerintah daerah akan memberikan bantuan terhadap warga masyarakat yang mengalami korban terjangan angin putting beliung.


Pada kesempatan ini selain melihat langsung warg masyarakat yang terkena terjangan angin putting beliuang saya selaku pribadi menyerahkan bantuan kepada masing – masing kepala keluarga yang mengalami korban terjangan putting beliung tersebut dalam rangka meringankan beban terhadap warga masyarakat yang mengalami kejadian terjangan angin putting beliung ini. (AnZ/Hum)

BONGKAR, Kabupaten Bima- Sebanyak 9 rumah warga masyarakat yang berada di Kecamatan Donggo pada hari Rabu (23/1) mengalami kerusakan akib...


Top