11 Program Prioritas Pembangunan Kota Bima Atas Raperda APBD 2017

iklan 970x250 px

11 Program Prioritas Pembangunan Kota Bima Atas Raperda APBD 2017

19 Oktober 2016

Bongkar.Info - Walikota Bima HM Qurais H Abidin menyampaikan penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bima, Rabu (5/10/2016) kemarin.
      Walikota menyampaikan pula ada beberapa program prioritas di tahun 2017 mendatang.
1. Pembangunan pada bidang prasarana, sumber daya alam dan lingkungan hidup—di antaranya mempercepat penataan Ni'u, Lawata, Amahami dan Kolo dalam rangka pembangunan Kota Tepian Air (Water Front City) untuk mendukung terwujudnya Kota Bima sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Beriman, Maju, Adil dan Sejahtera.
2. Program prioritas lainnya optimalisasi pembukaan jalan ekonomi serta rehabilitasi jalan dan jembatan, sesuai perkembangan wilayah dan tata ruang dengan melibatkan peran serta masyarakat.
3. Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) melalui peningkatan akses air limbah serta pembangunan dan pemeliharaan drainase.
4. Peningkatan pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, peningkatan kondisi jaringan irigasi dan peningkatan ketersediaan air baku.
5. Kemudian penyediaan air minum melalui jaringan perpipaan.
6. Upaya rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin.
7. Perencanaan dan pengendalian tata ruang dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk menjaga pelestarian fungsi lingkungan.
8. Pengelolaan persampahan skala pelayanan lingkungan yang berkelanjutan sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat dan kreatif.
9. Mengembangkan e-government untuk meningkatkan pelayanan pemerintahan bagi masyarakat dan dunia usaha.
10. Promosi wisata kota secara terpadu, bertahap dan berkelanjutan.
11. Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana sebagai wujud komitmen kita bersama untuk menjadikan Kota Bima sebagai salah satu kota tangguh penanganan bencana di Indonesia.
            Sedangkan program prioritas pembangunan di bidang sosial budaya dan ekonomi—diantaranya—meningkatkan sarana dan prasarana untuk semua pelayanan pendidikan dalam rangka wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun—optimalisasi pembangunan Pasar Amahami dan penataan sarana dan prasarana perdagangan pada kawasan strategis ekonomi—memfasilitasi pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM—dan meningkatkan ketersediaan pangan, kelancaran distribusi pangan dan mengoptimalkan sistem pengamanan pangan.(Advt/wb)