Kunker Walikota Bima ke Filipina

iklan 970x250 px

Kunker Walikota Bima ke Filipina

24 Oktober 2016
BONGKAR.INFO—Kota Bima dengan inisiasi OXFAM, tengah membangun hubungan sister city dengan Kota Marikina di Filipina. Sebagai langkah awal, Walikota Bima HM Qurais H Abidin bersama Ketua DPRD Kota Bima H Ferry Sofian dan Kepala BPBD diundang oleh OXFAM untuk melakukan kunjungan kerja ke Kota Marikina. Kegiatan kunjungan itu selama tiga hari, yaitu sejak 18 s/d 20 Oktober 2016 kemarin.
            Sister City merupakan bentuk kerjasama dua kota yang memiliki karakteristik wilayah dan tantangan yang sama. Kedua kota selanjutnya akan melakukan pertukaran program dan transfer pengetahuan untuk memecahkan persoalan atau tantangan yang sama-sama dihadapi.
            Kota Bima dan Kota Marikina merupakan wilayah yang terletak di kawasan muara dan berada di tengah-tengah daerah administrasi lainnya. Kondisi sosial ekonomi serta permasalahan yang dihadapi oleh Kota Bima dan Kota Marikina, sangat dipengaruhi oleh dinamika daerah maupun wilayah administrasi yang mengelilinginya.
            Kerjasama Kota Bima dengan Kota Marikina terutama diarahkan pada urusan pengurangan risiko bencana. Seperti halnya Kota Bima, Kota Marikina merupakan kawasan rawan banjir. Selain banjir, Kota Marikina juga menghadapi ancaman bencana lain yaitu angin topan.
            Dalam kunjungan tersebut, Walikota Bima HM Qurais H Abidin bertemu dengan Walikota Marikina Marcelino Teodoro. Walikota Bima berterima kasih atas kesempatan untuk belajar dari Kota Marikina yang sejak tahun 2.000 menjadi kota yang paling banyak menerima penghargaan di Filipina.

Diantaranya, meraih penghargaan sebagai Kota Paling Kompetitif di Filipina dari Dewan Kompetisi Nasional—selalu masuk dalam 10 besar kota berkinerja terbaik di Filipina, sementara untuk kawasan Metro Manila sendiri Marikina selalu berada pada urutan pertama—kemudian meraih penghargaan sebagai kota paling bersih, paling aman dan paling mampu beradaptasi dengan perubahan iklim di Filipina—dan mampu membangun program ketangguhan yang harmonis dengan kota-kota atau daerah lain di sekitarnya yang terkoordinir dalam “Aliansi Tujuh Kota”.(bop)