Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5



BONGKAR, Kota Bima- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) sesalkan kegiatan normalisasi drainase yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan normalisasi aliran air dibeberapa wilayah di Kota Bima ini, rupanya sudah menyebabkan kerusakan beberapa pipa milik PDAM, dan akibatnya pihak PDAM mengaku merugi milyaran rupiah.

Kepada media ini Drs, H Abdullah Zen mengaku “ saya menyesalkan sikap Pemerintah Kota yang membongkar paksa aliran drainase dibeberapa tempat di Kota Bima ini tanpa memperhitungkan dampaknya.

Akibat dari pembongkaran itu, beberapa pipa saluran air milik kami menjadi patah, dan kami mengalami kerugian 1,6 Milyar, Terangnya.

Abdullah Zen juga mengaku bahwa pihaknya sudah menyurati Pemerintah Kota Bima.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, M. Amin, S.Sos yang ditemui oleh sejumlah Wartawan, selasa (31/1) di halaman kantornya mengaku belum menerima sepucuk suratpun dari pihak PDAM.
“saya belum melihat dan menerima surat dari pihak PDAM”.

Seharusnya menurut M Amin,  pihak PDAM jangan bersurat ke Pemkot, sebab Pemkot saat ini sedang mengalami musibah banjir.

Jadi seharusnya, yang lebih tepat untuk disurati oleh pihak PDAM itu adalah BNPB, terangnya kepada sejumlah wartawan.

M. Amin pun sempat bertanya kepada sejumlah Wartawan, “Berapa banyak sih pipa PDAM yang rusak akibat normalisasi itu". (AzQ)

About Redaksi Bongkar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top