Wakil Walikota Serahkan Bantuan Peralatan Pertanian

iklan 970x250 px

Wakil Walikota Serahkan Bantuan Peralatan Pertanian

25 Mei 2017


BONGKAR.INFO, Kota Bima- Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, menyerahkan bantuan peralatan pertanian bagi kelompok tani (Poktan) di wilayah Kecamatan Asakota pada Kamis pagi, (25/5).

Acara penyerahan berlangsung di sekretariat Kelompok Tani La Cici Kelurahan Jatiwangi. Bantuan yang diserahkan berupa 4 unit handtractor.

Hadir Babinsa dan Babinkamtibmas wilayah setempat, Sekretaris Camat Asakota, serta para petani dari tiga kelurahan, yaitu Jatiwangi, Kolo, dan Jatibaru.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pertanian Ir. Hj. Rini Indriati, bantuan handtractor yang diserahkan untuk kelompok tani di Kota Bima pada periode ini mencapai 7 unit. Empat unit diantaranya diperuntukkan bagi Poktan di wilayah Kecamatan Asakota, tepatnya di Kelurahan Jatiwangi, Kolo, dan Jatibaru.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Walikota kepada 3 perwakilan Poktan yaitu kepada H. Syamsudin dari Poktan La Cici Kelurahan Jatiwangi, Hamzah dari Poktan Lanco Gajah Kelurahan Jatibaru, dan Aswat dari Poktan Dore Buntu Kelurahan Kolo.

Wakil Walikota berharap bantuan peralatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani yang tergabung dalam Poktan penerima bantuan.

“Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para petani Kota Bima, yang membantu penyediaan kebutuhan pangan masyarakat. Khususnya para petani di wilayah Kelurahan Jatiwangi, yang termasuk wilayah paling parah yang dilanda banjir bandang bulan Desember 2016 lalu. Alhamdulillah, para petani kita cepat bangkit untuk kembali bercocok tanam, dengan bantuan bibit dari pemerintah melalui Balai Benih Provinsi NTB”, kata Wakil Walikota.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kondisi jalan Datuk Dibanta yang selalu dilalui oleh masyarakat Kelurahan Jatiwangi dan Jatibaru yang kondisinya tidak layak.

Dijelaskannya, tahun ini ada anggaran peningkatan jalan tersebut dari Pemerintah Provinsi NTB, karena memang jalan Datuk Dibanta merupakan aset Provinsi. (AzQ)