Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5

Kapolse Asakota A.Luthfi Hidayat, SH


BONGKAR.INFO, Kota Bima- Dunia pendidikan di Kota Bima kini kembali tercoreng oleh ulah oknum siswa dan orang tuanya. Mereka diduga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang guru. Kasus penganiayaan yang terjadi pada kamis (08/5), bertempat di SMPN 11 Kota Bima itu diduga dilakukan oleh BS dan USM (43)


Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini dari salah seorang sahabat korban Ikbal mengatakan, bahwa kasus penganiayaan terhadap Irin Sufrani, S.Pd,(36) itu berawal dari adanya informasi perkelahian antara adek pelaku (Yogi) dengan teman satu sekolahnya, kemudian kakaknya Yogi, BS yang merupakan siswa asal SMAN 5 Kota Bima itu datang dan membuat keributan di SMPN 11. Karena mendengar adanya keributan dihalaman sekolah, oleh pihak guru SMPN 11 memanggil dan mengamankan pelaku diruangan.


Setelah diamankan kata Ikbal, BS masih juga mengamuk dan seolah merasa tidak terima dirinya diperlakukan seperti itu oleh guru guru, dan kemudian datanglah salah seorang guru lalu dia langsung mencibir BS. Karena merasa tidak terima dicibir seperti itu oleh guru, BS melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Selang beberapa menit kemudian, BS dan orang tuanya USM datang kembali mengamuk dan memukuli Irin hingga mengalami luka dibagian dalam mulutnya. Tidak hanya memukuli Irin, BS dan USM juga memecahkan kaca jendela sekolah, ungkap Ikbal kepada media ini.


Karena perbuatannya menganiaya seorang guru dan memecahkan kaca sekolah, BS dan USM kini harus berurusan dengan  hukum, korban Irin Sufrani, S.Pd kamis, (09/5) melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Asakota.


Untuk memastikan Irin Sufrani melaporkan kejadian tersebut, wartawan media ini mendatangi Mapolsek Asakota untuk bertemu langsung dengan korban, dan kepada media ini Irin mengakui kalau dirinya sudah melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

“Saya sudah melaporkan BS dan USM ke Mapolsek Asakota" ungkap Irin di halaman kantor  Polsek Asakota.


Sementara Kapolsek Asakota, A Lutfi Hidayat, SH yang dikonfirmasi oleh media ini diruangan kerjanya membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan pemukulan terhadap salah seorang guru tersebut. (AzQ)

About Redaksi Bongkar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top