BPBD Kota Bima Gunakan Dana RR Untuk 5 DAM.

iklan 970x250 px

BPBD Kota Bima Gunakan Dana RR Untuk 5 DAM.

24 Agustus 2017

BONGKAR.INFO, Kota Bima-  Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) senilai Rp. 12 Miyar yang dikucurkan oleh BNPB Pusat pada desember 2016 lalu oleh Pemerintah Kota Bima lewat Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima dipergunakan untuk pembangunan 5 (lima) DAM  diwilayah bagian timur Kota Bima.


Kasi Rehabilitasi BPBD Kota Bima, Awan Darmawan kamis (24/8) menjelaskan jika pembangunan DAM Toloweri di Kelurahan Nugga, DAM Kapao di Kelurahan Lampe, DAM Sipi atau Oilu.u di Kelurahan Dodu, DAM Raba Mbulu di Kelurahan Dodu, dan DAM Ndadi Mboda di Kodo, menelan anggaran bantuan Rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar 12 Milyar.

Adapun rincian nilai kontrak yang disampaikan oleh Kasi Rehabilitasi BPBD Kota Bima sebagai berikut penuturannya.

“ anggaran bantuan Rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar 12 Milyar oleh kami digunakan untuk Pembangunan 5 DAM yang ada wilayah rasanae timur Kota Bima, yang masing masing per DAM nya dengan rincian anggaran. Rekonstruksi DAM Kapao dengan pagu dana sebesar, Rp. 5. 663. 000.000, Rekonstruksi DAM Sipi atau Oilu.u dengan pagu dana, Rp. 1.000.000.000, Rekonstruksi DAM Toloweri dengan pagu dana, Rp. 1.500.000.000, Rekonstruksi DAM Raba Mbulu dengan pagu dana, Rp. 680.000.000, sedangkan Rekonstruksi DAM Ndadi Mboda dengan pagu dana senilai Rp. 2.263.177.000,”, ujar Awan Darmawan kepada media ini.

Menurut Kasi Rehabilitasi kantor BPBD Kota Bima, Awan Dermawan, jika total anggaran yang habiskan untuk pembangunan fisik (DAM) yaitu sebesar, Rp. 11.1 Milyar.

“Untuk total anggaran pembangunan fisik atau 5 DAM tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp. 11.1  Milyar”, terang nya.

Selanjutnya untuk sisa anggaran Rp. 11.1 Milyar tersebut, oleh pihak BPBD Kota Bima, diperuntukan untuk biaya perencanaan dan pengawasan pekerjaan DAM, dengan rincian anggaran sebagai berikut, biaya untuk perencanaanya sendiri sebesar, Rp. 313.000.000, dan untuk biaya pengawasannya sebesar, Rp. 328.000.000, sehingga totalnya menjadi 12 Milyar, ungkap Awan. (AzQ)