Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5



BONGKAR.INFO, Kota Bima- Pembangunan Dam atau Bendung yang ada di Kelurahan Nungga lingkungan Toloweri kamis (17/8) sudah mulai  dikerjakaan. Kepala BPBD Kota Bima, Ir. Syarafudin, MM melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda telah dimulainya pekerjaan tersebut.

Turut hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, Lurah Nungga, PPK BPBD Kota Bima, tokoh masyarakat setempat dan perwakilan dari Inspektorat Kota Bima.



Kepala BPBD Ir. Syarafudin,MM kepada media ini mengatakan jika pembangunan Dam/Bendung tersebut menyedot anggaran dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana tahun 2016 sebesar 1.5 Milyar.

“Kegiatan pembangunan Dam/Bendung Toloweri hari ini sudah mulai dikerjakan, anggaran untuk pembangunan Dam tersebut sebesar 1.5 Milyar, dari dana bantuan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana tahun 2016 ” ungkapnya.

Adapun target dari pelaksaan kegiatan pembangunan DAM Toloweri tersebut menurut Kepala BPBD, akan selesai dikerjakan dalam jangka waktu 3 bulan, atau sekitar akhir oktober 2017 mendatang.

Sementara Lurah Nungga, Rasidin, S.Sos mengatakan, jika masyarakat Kelurahan Nungga yang lebih khususnya warga Toloweri sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota Bima yang telah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Toloweri, yaitu dengan membangun kan kembali DAM atau Bendung Toloweri yang sudah jebol pasca banjir kemarin.

“Masyarakat Toloweri ngucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kota Bima yang telah memberikan perhatian khususnya, yaitu dengan membangu kembali DAM Toloweri yang telah jebol paska banjir kemarin, Imbunya.

Kedapan  kata Lurah Nugga, di DAM Toloweri akan dijadikan tempat wisata pemandian yang berada diwilayah Rasanae Timur ini, terangnya.

Dihadapan masyarakat dan pelaksana kegiatan Pembangunan DAM atau Bendung, Kepala BPBD berpesan kepada pihak pelaksana, agar Pembangunan DAM tersebut mengutamakan kualitas jika tidak, masyarakat Kota Bima akan selalu dihantui rasa was was akan bencana banjir. (AzQ)


About Redaksi Bongkar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top