Dahlan: Guru Harus Banyak Belajar

iklan 970x250 px

Dahlan: Guru Harus Banyak Belajar

2 April 2018


BONGKAR, Kabupaten Bima- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri didampingi Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer dan Kapolres Bima AKBP Bagus Dewo Satrio. S.IK, menghadiri pembinaan jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan,  Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) bagi pemantapan persiapan Ujian Nasional Senin(2/4) di Paruga Nae Bolo.

Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer yang juga  memberikan sambutan pada kesempatan tersebut mengatakan, kompetensi yang memadai sangat penting bagi seorang guru. Sebab kalau Guru memiliki kemampuan dan metoda yang bagus untuk diberikan pada anak didik maka tidak akan ada anak yang bodoh”.  Terang Wabup.

Artinya kalau gurunya baik maka siswa juga akan baik.

Dalam 2 tahun terakhir, pengelolaan pendidikan di Kabupaten Bima mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan dukungan sektor pendidikan, salah satunya melalui program inovasi yang digagas bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Ditambahkan Dahlan, tindak tanduk seorang profesional harus mengutamaknan  mutu. Karena itu tantangan kita sekarang adalah bagaimana  meningkatkan kemampuan siswa dan guru.

Ada banyak metode belajar di mana guru harus senang belajar dan membaca dan pendidikan bisa maju dengan mengubah metode belajar”.  Dengan demikian, mulai dari sekarang, harus ada kemauan dengan mulai melakukan sesuatu dari yang paling gampang,  mulai dari diri sendiri dan mulai sekarang.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima  H.  Makruf,  SE dalam laporannya mengatakan “Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) tingkat SD akan dimulai pada tanggal 23 April 2018 dan diikuti 10.314 murid”.

Untuk tingkat SMP ujian nasional dan ujian sekolah akan diselenggarakan pada tanggal 16 sampai dengan 19 Mei 2018 dan akan diikuti 9.936 siswa. Pada tahun ini terdapat 92 sekolah yang menerapkan Ujian Nasional berbasis komputer atau Un BK yang artinya mengalami peningkatan sekitar 80% dari tahun sebelumnya”.  Diharapkan pada tahun 2018 di tingkat kelulusan akan mencapai 100% seperti pada 2 tahun sebelumnya”. Harap Makruf. (Anz)