Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style5


Bongkar, Bima- Herman Effendi yang merupakan inisiator dari turnamen sepakbola se pulau Sumbawa menuding Bupati Bima yang juga Ketua KONI Kabupaten Bima tebang pilih. Penilaian yang diarahkan ke Bupati Bima itu tentu memiliki dasar dan pertimbangan yang jelas.

Herman menilai ketidak hadiran Bupati Bima saat Turnamen "Herman Effendi Cup" beberapa waktu adalah langkah mundur dari seorang Ketua KONI. Pada hal acara turnamen tersebut adalah merupakan bagian dari salah satu Cabor dalam tubuh KONI Kabupaten Bima itu sendiri.

Kata Herman, Turnamen Herman Effendy Cup sama sekali tidak ada kaitannya dengan nuansa politik, namun lebih ke acara silaturahmi antara sesama masyarakat pulau Sumbawa.

Dia juga menyayangkan ketidak hadiran Hj. Indah Dhamayanti Putri selaku ketua KONI Kabupaten Bima yang awalnya menurut dia, pihak panitia sudah melayangkan undangan  secara resmi namun sama sekali tidak ada respon dari Kepala Daerah. Akibat tidak adanya respon tersebut pihaknya merasa sangat kecewa.

" ada apa dengan ketua KONI, kok diundang malah nggak hadir ini," imbuhnya.

Yang lebih ironisnya lagi demi menunggu ketua KONI (Bupati Bima) pertandingan perdana terpaksa di undur hingga jelang sore hari.

Kegiatan sepak bola yang di gelar di lapangan bola gelora Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima NTB yang dibuka pada tanggal 22 April 2019 itu sangat menyita perhatian masyarakat, pasalnya kegiatan tersebut ramai dihadiri oleh warga pulau Sumbawa namun sayangnya Bupati Bima tidak hadir. (Kamal)

About Redaksi Bongkar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top