Walikota Bima Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nur Alatif

iklan 970x250 px

Walikota Bima Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nur Alatif

26 Juni 2019

Walikota Bima Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid H. M Nur Alatif
Kota Bima, BONGKAR,- Pada Rabu, 26 Juni 2019 Walikota Bima secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan mesjid yang diberi nama Mantan Walikota Bima H. M Nur Alatif. Lokasi pembangunan mesjid tersebut tepatnya dibelakang Kantor Walikota Bima.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan S.Adm, Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Kepala Kantor Kementrian Agama, Ketua MUI Kota Bima, Perwakilan Dandim 1608/Bima, Perwakilan Kapolres Bima Kota berjalan sesuai rencana.

Kabag Pemerintahan Ichwanul Muslimin SP selaku Ketua PanitiaPembangunan Masjid menyampaikan peletakan batu pertama ini sekaligus sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid.Disampaikannya pula bahwa pembangunan masjid ini bersumber dari DPA Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kota Bima TA. 2019  yang dilaksanakan oleh CV. Bone Jaya dengan nilai kontrak  Rp.4.942.000.000,- dengan lama pengerjaan 180 hari kalender (24 Juni 2019 sampai 20 Desember 2019).
Luas bangunan masjid 336 m2 (Panjang 24 m dan Lebar 14 m).Masjid ini juga nantinya akan terhubung dengan kKantor Walikota Bima melalui dua jembatanpenghubung sebelah barat dan timur.

Dalam Sambutannya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menyampaikan  harapannya dengan mendirikan Rumah ibadah di Kantor Walikota Bima ini dapat  menghidupkan rasa keagamaan di lingkup Setda Kota Bima, yang dirasanya selama ini tidak memiliki masjid.

“Pembangunan masjid ini kita harapkan dapat melekatkan keimanan kita selama ini, kita tidak diragukan lagi bahwa orang Bima tentang keimanan, dengan adanya masjid ini mungkin tidak serta merta sebagai tempat ibadah tapi sebagai tempat bertukar informasi, bertukar pengalaman dan silaturahmidiantara Pegawai-pegawai yang ada di Lingkungan Kantor Walikota Bima. Masyarakat sekitar pula bisa menggunakan masjid ini sehingga ada interaksi dan kebersamaan yang terjalin.

“Rasanya selama ini hampir 16 tahun kita tidak memiliki ruangan ibadah yang representatif untuk dilingkungan Kantor Walikota Bima,Atas dasar itulah kami berdua langsung pada periode pertama menggagas harus didirikan masjid di lingkup Pemerintahan  Walikota Bima”, ucapnya.

Walikota juga berharap agar bangunan masjid ini tidak sekedar dibangun tapi juga mengedepankannilai estetiknya”,  ujar Walikota.

Diakhir sambutannya Walikota mengharapkan  untuk Pegawai yang ada di lingkup Sekretariat Daerah Kota Bima bisa menghidupkan kegiatan – kegiatan keislaman seperti kegiatan IMTAQ ini harus dilakukan di masjid. Disamping itu,diharapkannya kepada pihak penyelenggara agar betul-betul bisa menyelesaikannya sampai akhir tahun. (Hum/AR)