Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Satpol PP, Polda NTB Mulai Melidik

iklan 970x250 px

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Satpol PP, Polda NTB Mulai Melidik

9 Agustus 2019
Mantan Kasat Pol PP Kota Bima Drs. Kaharudin

Kota Bima, BONGKAR,- Aroma dugaan penyalahgunaan anggaran negara di Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Bima,  mulai dilidik Polda NTB. 
Mantan Kasat Dinas Satpol,  Kaharudin pun mengaku telah dipanggil dan diperiksa tim penyidik Polda NTB. 

"Pekan lalu, saya ke Polda untuk memenuhi panggilan dalam rangka dimintai keterangan seputar anggaran di Pol PP Kota Bima,” ungkapnya saat dihubungi wartawan via ponsel. 

Meski mengaku telah menghadap Polda dan diperiksa, namun Kaharuddin enggan mengungkapkan apa saja materi pemeriksaannya.  Kaharuddin hanya menyebutkan,  semua pertanyaan berkaitan dengan pilihannya mengundurkan diri yang dituangkannya dalam pers rilis ke sejumlah media. 

" Intinya, soal pengunduran diri saya itu, " jelasnya singkat. 

Dengan adanya pengakuan Kaharuddin ini menunjukkan sinyalemen,  bahwa Polda NTB serius melakukan penyelidikan atas penggunaan anggaran di luar DIPA ini. 
Kabid Humas Polda NTB,  Kombes Pol Purnama SIK yang dikonfirmasi via ponsel membantah adanya pemeriksaan terhadap Kaharuddin. 

"Belum ada pemeriksaan. Baru memulai penyelidikan saja, " jawabnya.  

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kaharuddin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kasat Pol PP dan Damkar Kota Bima karena tidak ingin terlibat dalam penggunaan anggaran UP senilai Rp 243.400.000 dan pajak yang tidak dibayarkan sebesar Rp 16 juta oleh pejabat sebelum dirinya. 

Sikap tegas ini diambil,  karena dirinya tidak melihat adanya sikap tegas dari TPTGR atas dugaan penyalahgunaan anggaran yang sudah terkuak. (Tim)