Gadis Dibawah Umur Diduga Kuat Telah Diperkosa

iklan 970x250 px

Gadis Dibawah Umur Diduga Kuat Telah Diperkosa

15 Desember 2019
Ilustrasi pemerkosaan
Kota Bima BONGKAR,- Pada pertengahan akhir tahun ini, tepatnya pada Minggu 15 Desember 2019 jam tiga dini hari di kelurahan Penaraga Kota Bima telah terjadi dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang gadis yang masih duduk di bangku SMA, dan kejadian ini cukup menghebohkan warga setempat.

Menurut warga Penaraga yang enggan disebutkan namanya mengisahkan terkait kronologis kejadian tersebut, bahwa pada mulanya korban yang masih dibawah umur ini tidur di rumahnya sendiri. Sekitar jam tiga dini hari ada dua orang yang diduga adalah pelaku pemerkosaan mencoba membangunkan korban dan mengabari korban bahwa korban sedang dicari oleh kakaknya.

"Sempat di tanya sama korban. Dan saat korban berinisial A ini menjelaskan dan mengabari korban dipanggil kakaknya. Lantas korban pun keluar. Dan ternyata korban ini dibohongi," jelas warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Kata dia, setelah korban ikuti karena para pelaku yang dikira dipanggil kakaknya, ternyata itu tipuan dan pelaku berinisial A yang juga supir salah satu kantor pemerintahan di Bima ini langsung membawa korban ke bekas tempat tinggalnya.

"Di situlah dilakukan pemerkosaan yang dibantu oleh Si Y dan katanya si korban berontak tapi mereka bungkam mulutnya saat diperkosa oleh si A. Saat dibawa pulang, korban sambil nangis oleh Si Y, di tengah jalan Y ini pun meminta kepada korban sambil mengancam akan memberi tahu orang atas kejadian yang ada," jelasnya.

"Korban yang menolak dan menangis ini pun diperkosa lagi sama Si Y di tempat terpisah. Saat pagi hari, koban nenangis ditanya sama kakak dan keluarganya lalu diberitahukan kejadian itu hingga heboh pagi ini di sekitar rumah korban di Kelurahan Penaraga tepatnya di RT 03 RW 01," tambah dia.

Dia mengaku, korban dengan terduka pelaku berinisial si A ini masih ada hubungan keluarga. Diduga pula, sambung ini, semua kejadian ini karena pengaruh dan maraknya yang jual minuman keras di Penaraga.

"Kami tidak punya kekuatan untuk membasminya. Itu cerita yang saya dapat langsung di Penaraga," tandasnya.

Dari pantauan langsung media ini di Penaraga. Kedua pelaku ini sempat dihajar massa hingga akhirnya diamankan ke Mapolres Bima Kota.

Sementara itu, Kapolsek Rasanae Timur yang dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan, bahwa masalah ini sudah langsung ditangani pihak Polres Bima Kota. Sementara kedua pihak terduga pelaku masih diupayakn untuk dikonfirmasi terkait dengan kasus ini. (TIM)