Johan Jauhari Siap Membongkar Borok Orang No 1 Kota Bima

iklan 970x250 px

Johan Jauhari Siap Membongkar Borok Orang No 1 Kota Bima

29 Januari 2020
Johan Jauhari Aktivitas Bima Jakarta

Kota Bima, BONGKAR,- Siapa yang tidak kenal Johan Jauhari (JJ), Aktivis dan tokoh muda Ngali Kabupaten Bima yang begitu lantang menyuarakan skandal dugaan korupsi Al Quran yang melibatkan sejumlah anggota DPR RI di komisi 8 pada tahun 2017-2018 lewat akun Facebooknya dan sempat dilaporkan oleh H. Muhammad Lutfi di Mabes Polri.

Johan Jauhari JJ yang saat ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas laporan dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik isteri Walikota Bima, Hj. Ellya, siap akan membongkar kembali sejumlah dugaan kasus yang melibatkan mantan anggota DPR RI dan istrinya.

Bidikan JJ pada orang nomor satu di Kota Bima ini bukan tidak memiliki alasan namun menurutnya biarkan proses yang akan menjawab setiap keraguan tersebut.
Ia juga secara terang terangan Kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/1) akan membongkar borok orang nomor satu Kota Bima ini.

Apa bentuk bidikan yang diarahkan JJ ?, Katanya dalam waktu dekat, bersama teman-teman aktivis pemuda dan penggiat sosial dibantu oleh Tim Hukum yang dibentuknya di Jakarta, akan merampungkan semua dokumen dan bukti-bukti awal terkait adanya indikasi penyimpangan dan korupsi yang dilakukan oleh Walikota Bima beserta Istrinya.

"Data awal yang kami miliki saat ini hasil dari pada investigasi yang dilakukan oleh teman-teman aktivis di Bima yang peduli terhadap pembangunan dan kemajuan Kota Bima yang bebas dari Korupsi,".

Setelah itu katanya, akan merampungkan  data serta dokumen yang dimilikinya beserta teman-teman dan Tim Hukumnya. Didamping itu katanya akan segera menyurati dan melakukan audiensi dengan pihak Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Reformasi Birokrasi, BPK RI, BPKP, Kejaksaan Agung, dan KPK.

"Berkaitan dengan Kejaksaan Agung dan KPK, kami akan laporkan resmi adanya indikasi dugaan korupsi yang dilakukan oleh Walikota Bima dan isterinya,” ujar JJ.

JJ tidak merinci apa saja data dan dokumen terkait dugaan korupsi yang terjadi di Kota Bima ini. Ia justeru menjanjikan dalam waktu dua bulan kedepan, akan ada kabar dari Jakarta. Cuman saja JJ tidak ingin mengungkapkan terlebih dahulu Terkait Kabar yang dimaksudnya.

Untuk menambah referensi baik data dan dokumen terkait temua baru dan lain sebagainya, JJ memastikan dalam beberapa hari kedepan akan bekerja mengumpulkan data dan dokumen tambahan tersebut.

“Saya dan teman-teman aktivis serta penggiat sosial di Kota Bima, mengajak masyarakat untuk mendukung langkah-langkah kami demi Kota Bima yang bersih dari korupsi. Bagi masyarakat yang tahu, mendengar dan melihat adanya indikasi dugaan korupsi yang dilakukan oleh Walikota Bima dan Istrinya, kami menerima pengaduan informasi maupun jika ada dokumen-dokumen pendukung lainnya,”harapnya.(RED)