Komisi II DPRD Kota Bima Gelar RDP Sikapi Laporan Kelangkaan LPG 3 Kg

iklan 970x250 px

Komisi II DPRD Kota Bima Gelar RDP Sikapi Laporan Kelangkaan LPG 3 Kg

15 Januari 2020
Komis II Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Bagian Ekonomi Setda Kota Bima

Kota Bima BONGKAR,- Komisi II DPRD Kota Bima gelar rapat dengar pendapat (RDP)  dengan Bagian Perekonomian Setda Kota Bima. Rapat digelar di ruang Komisi II pada Pkl. 10.00 Wita.

Adapun beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain :

1. Adanya Laporan dan pengaduan kelompok masyarakat tentang kelangkaan LPG 3 kg berdasarkan hasil Reses DPRD Kota Bima
2. Penjelasan adanya kegiatan operasi pasar LPG 3 kg di Lapangan Serasuba

Menanggapi hal tersebut, Kabag Ekonomi menjelaskan bahwa adanya kelangkaan LPG 3 Kg disebabkan antara lain oleh adanya mogok kerja pegawai di SPBE Maronge Sumbawa, dengan adanya hambatan di Maronge tersebut akhirnya LPG 3 kg menunggu suplay dari SPBE Mataram Lombok.

Tetapi setiap harinya Suplay LPG 3 kg dari Lombok sebanyak 10 fuso untuk 3 wilayah, yakni Kab Dompu, Kab Bima dan Kota Bima.
1 fuso (3 truk) didistribusikam untuk Kota Bima dengan jumlah total 1.680 tabung refill LPG 3 kg setiap harinya. "Insha Allah Hari kamis besok direncanakan 2 fuso (6  truk) untuk Kota Bima, "ungkap Kabag Ekonomi"

Ia menambahkan bahwa kelangkaan LPG 3 kg ini mengakibatkan kenaikan harga LPG 3 kg kisaran 18rb sd. 23rb yang seharusnya berdasarkan  HET 15rb dengan radius jarak 0-60 km.

Menanggapi hal tersebut, komisi II memberikan beberapa masukan terkait permasalahan ini, antara lain :

1. agar adanya sinergi dan keselarasan informasi antara eksekutif dengan legislatif terkait LPG 3 kg.
2. Secepatnya dilaksanakan penertiban harga LPG 3 kg yg telah naik oleh tim teknis.
3. Infor jatah LPG yg seharusnya dimiliki oleh per orang/kepala keluarga, karena ada oknum masyarakat, 1 org bisa membawa 2 sd. 4 tabung LPG 3 kg.

Selain 3 point diatas, Komisi II juga menyarankan agar sosialisasi dan edukasi harus intens dilaksanakan pada awal2 tahun 2020, karena konversi LPG merupakan hal yg baru. Komisi II DPRD Kota Bima siap mengkomunikasikan kekurangan anggaran utk pelaksanaan sosialisasi.

Rapad dengar pendapat berakhir hingga pkl. 11.30 Wita (Red)