Pekan ini Polisi Akan Periksa Direktur CV Hilal

iklan 970x250 px

Pekan ini Polisi Akan Periksa Direktur CV Hilal

7 Januari 2020
Kemasan Air Minum Asakota

Kota Bima, BONGKAR.- Laporan dugaan penipuan konsumen yang dilayangkan HMI MPO Bima Beberapa waktu lalu dipastikan pekan ini akan dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh pihak penyidik Unit Tipidter.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Reskrim, Iptu Hilmi Manossoh Prayugo, saat di Wawancarai oleh media lewat telepon selulernya mengatakan jika direktur CV Hilal akan diperiksa dan dimintai keterangan.

"Proses dan tahapan pemeriksaan dugaan penipuan konsumen yang dilaporkan HMI MPO Bima, tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pekan ini akan dilanjutkan dengan pemanggilan direktur dari Air minum Asakota," jelasnya pada Selasa (7/1) siang.

Pemanggilan direktur CV Hilal atau yang berkewenangan atas Air Asakota, sebutnya, sangat penting untuk proses penyidikan terhadap laporan dugaan dimaksud.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  laporan dugaan penipuan konsumen  Air Asakota oleh HMI MPO Bima, masuk dimeja kepolisian sejak 28 Nopember lalu dan didisposisi pada Bagian Reskrim disertai penyerahan dokumen dan barang berupa air kemasan yang didugakan tersebut.

"Hari ini kami melanjutkan pemeriksaan saksi yang mendukung keterangan dari pelapor yakni HMI MPO,"jelas  Hilmi sembari memastikan sudah ada dua saksi yang dimintai keterangan.

Hilmi atas nama Kapolres Bima Kota juga menjelaskan, akan ada banyaksaksi yang dibutuhkan dan dimintai keterangan guna memroses lebih lanjut dan mengetahui sejauhmana adanya dugaan penipuan sebagaimana dilaporkan tersebut.

"Kami juga membutuhkan ahli dalam penanganan laporan dugaan penipuan ini. Diantaranya ahli geologi, ahli bahasa yang tentunya akan dimintai keterangan atas keahliannya,"sebutnya.

Tetapi sebelumnya sambung Hlimi, setelah pemanggilan dan permintaan keterangan saksi, pihaknya juga akan turun cek lokasi dimana air itu diproduksi. Kemudian akan memanggil terlapor yakni pemilik perusahaan air Asakota.

Tentu pihaknya juga mengacu pada undang-undang terkait termasuk  pula Undang-undang perlndungan konsumen nomor 8 tahun 1999. Tentang perlindungan konsumen.

Penasehat hukum HMI MPO Bima, Bambang Purwanto, memastikan pihaknya tetap konsisten pada inti dan poin laporan dugaan penipuan pada label air minum Asakota yang didalamnya bertuliskan bersumber dari mata air pegunungan, padahal faktanya tidak seperti itu.(RED)