Tidak Mampu Bayar Hutang, Mobil Dinas Sat Pol PP Disandra Pemilik Bengkel

iklan 970x250 px

Tidak Mampu Bayar Hutang, Mobil Dinas Sat Pol PP Disandra Pemilik Bengkel

29 Januari 2020
Mobil Dinas Satpol PP Kota Bima

Kota Bima, BONGKAR,- Lantaran tidak mampu melunasi hutang sebesar Rp 6 juta lebih, Mobil Dinas Sat Pol PP Kota Bima disandra oleh pemilik Bengkel. Mobil dinas yang sedianya berfungsi sebagai penunjang kerja anggota Satpol PP itu kini tidak lagi bisa berfungsi seperti biasanya.

Menurut pemilik bengkel Pilar Ahmad yang ditemui oleh media ini Rabu (29/1) mengatakan jika mobil tersebut sudah 6 bulan terparkir di gerasi bengkelnya. dan dia mengisahkan bahwa pada awalnya mobil tersebut dibawa oleh salah satu anggota Sat Pol PP Kota Bima untuk diservis, namu karena tidak mampu membayar lunas biaya servis akhirnya mobil dinas tersebut disimpan di bengkel miliknya.
Pemilik Bengkel Pilar
"Pada awalnya mobil dinas Pol PP tersebut dibawa oleh anggota Satpol PP untuk diservis ditempat kami, namun karena mereka tidak bisa membayar semua akhirnya kami menyimpan mobil tersebut di garasi bengkel kami, sambil menunggu teman teman Pol PP melunasi sisa tunggakan mete yang masih Rp 6 juta lebih itu, ujarnya.

Disisilain Amhad juga mengaku merugi karena sampai hari ini pihak Satpol PP Kota Bima belum juga mau membayar sisa tunggakan yang Rp 6 juta tersebut. Ahmad pun mengakui jika selama ini mereka sudah lama bekerja sama dengan Dinas Sat Pol PP Kota Bima.

" Sampai hari ini Dinas Satpol PP Kota Bima belum membayar sisa Rp 6 juta lebih tersebut, dan sebenarnya kami pun sudah lama bekerja sama dengan satpol PP Kota Bima", ujarnya.

Sementara Sekertaris Sat Pol PP Kota Bima, H. Supardin ketika ditanya terkai mobil Dinas yang berplat EA 1804 SY miliki Satpol PP Kota Bima yang sudah 6 bulan lamanya disimpan dibengkel Pilar dan memiliki tunggakan sebesar Rp. 6 lebih, Sekertaris Satpol PP ini pun menjawab tidak tau menau terkait hal itu.


" Saya tidak tau jika mobil tersebut masuk bengkel, dan saya pun tidak tau jika ada tunggakan Rp. 6 juta lebih".

Sementara Kasat Pol PP dan Damkar Kota Bima M. Nor Majid saat dikonfirmasi oleh media ini di kantornya mengatakan "urusan mobil Dinas itu nanti saja". (AzQ)