Tim Penyidik Polres Bima Kota Turun Cek Sumber Air CV Hilal Asakota

iklan 970x250 px

Tim Penyidik Polres Bima Kota Turun Cek Sumber Air CV Hilal Asakota

30 Januari 2020
Kasat Reskrim Polres Bima Kota

Kota Bima BONGKAR, - Terkait kasus dugaan  penipuan konsumen yang melibatkan istri Walikota Bima yang juga direktur CV Hilal,  Polres Bima Kota telah menurunkan tim penyidik ke lokasi yang digunakan CV Hilal sebagai sumber air dalam kemasan merek Asakota.

Tim penyidik yang berjumlah 5 orang dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim, mengecek langsung sumber air di RT 01 RW 01 Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba tersebut.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono SIK SH melalui Kasat Reskrim IPTU Hilmi Manossoh Prayugo SIK mengungkapkan, tim melakukan pemeriksaan langsung tempat sumber air pada Kamis sore (23/1) lalu. Untuk mencocokan titik lokasi sebagaimana keterangan pelapor dan terlapor.

Dijelaskan, pelapor dalam hal ini aktivis HMI MPO Cabang Bima, dalam keterangannya menyatakan sumber air berasal dari sumur bor dalam di lahan pertanian. Sementara, terlapor yakni  Direktur CV Hilal, Hj Elly, dalam keterangnnya mengaku bersumber dari air pegunungan.

"Tim diturunkan untuk mencocokan titik lokasi dengan keterangan-keterangan yang ada. Apakah itu lahan pertanian atau pegunungan. Karena versi pelapor itu lahan pertanian, sementara pemiliknya mengaku lahan pegunungan," jelas Hilmi di Polres Bima Kota, Rabu (29/1).

Hasil pemeriksaan langsung tersebut kata dia, akan dikumpulkan dan disusun. Kemudian, dijadikan bahan untuk dikaji oleh tim ahli.

"Untuk mencocokan saja. Nanti dikaji oleh tim ahli," tandas Hilmi.

Pihaknya belum berani menyimpulkan hasil pemeriksaan lokasi tersebut. Apakah itu masuk wilayah pegunungan atau tidak.

"Nanti kita tunggu hasil kajian tim ahli saja baru bisa kita tentukan," pungkas Hilmi.

Pemilik perusahaan air dalam kemasan merek Asakota, diperiksa penyidik unit Tipidter, Jumat sore (17/1) lalu. Dia diperiksa penyidik sekitar 2,5 jam. Saat diperiksa, dia didampingi 2 penasehat hukumnya.

Istri orang no 1 di Pemkot Bima itu, dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik. Seputar sumber air yang diambil dan pencantuman atau tulisan sumber air di kotak kardus air kemasan. (RED)