BEM STISIP Bima Mendesak Pemkot Segera Selesaikan Rumah Relokasi

iklan 970x250 px

BEM STISIP Bima Mendesak Pemkot Segera Selesaikan Rumah Relokasi

5 Februari 2020
Aksi Demo di depan kantor DPRD Kota Bima

Kota Bima BONGKAR,- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Bima Rabu (05/2) kembali menggedor Kantor DPRD Kota Bima. Mereka menuntut dan mendesak Pemerintah Kota Bima agar segera menyelesaikan pembangunan rumah relokasi bantuan korban banjir yang berada di Wilayah Oi Fo'o, Kadole, dan Jati Baru.

Selain meminta Pemkot Bima untuk menyelesaikan pembangunan rumah relokasi, para mahasiswa ini juga Meminta agar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi memperjelas kapan penyerahan rumah bantuan korban banjir yang berada di Wilayah Oi Fo'o, Kadole, dan Jati Baru.

"Walikota Bima harus memperjelas kapan penyerahan rumah bantuan korban banjir yang berada di wilayah Oi Fo.o, Kadole dan Jati baru" teriak Abdullah saat berorasi didepan kantor DPRD Kota Bima.

Abdulah, juga menyampaikan jika rumah relokasi tersebut tidak layak untuk ditempati. Bagaimana tidak seperti material-material yang digunakan diduga kuat dibawah standarisasi material yang di anjurkan, padahal Negara telah menggelontorkan anggaran yang begitu fantastik (APBN) yakni sebesar 166,9 milyar di akhir tahun 2017 lalu untuk pembangunan
1200 rumah.

Selain itu kata Abdullah, kami dari BEM STISIP Bima juga mendesak DPRD Kota Bima untuk segera memanggil kembali seluruh pihak terkait, pelaksana pembangunan rumah relokasi termasuk Fasilitator Dan Pokmas.

Jika apa yang menjadi tuntutan kami tidak di tanggapi oleh Pemerintah Kota Bima, maka kami BEM STISIP Bima akan melakukan gerakan besar-besaran bersama rakyat Kota Bima yang merasa telah dirugikan, ujar Abdullah dalam orasinya. (RED)