Dampak Virus Corona Walikota Bima Tunda Berangkat ke Jepang

iklan 970x250 px

Dampak Virus Corona Walikota Bima Tunda Berangkat ke Jepang

2 Februari 2020
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan

Kota Bima, BONGKAR,- Virus Corona yang menjangkiti warga Wuhan, Provinsi Hubei China berdampak pada pembatalan sejumlah keberangkatan turis mancanegara. Termasuk pembatalan keberangkatan sejumlah Pejabat Kota Bima yang ingin berangkat ke Tokyo Jepang.

Walikota Bima yang dijadwalkan akan berangkat ke Tokyo Jepang untuk beberapa hari ke depan, tertunda karena Virus Corona yang hingga saat ini mengancam dunia.

Kasubbag Protokoler Setda Kota Bima Nazamuddin mengkonfirmasi ditundanya keberangkatan orang nomor 1 di Kota Bima tersebut. Sedianya Walikota Bima akan menghadiri pertemuan dengan Bank Dunia terkait bencana banjir tahun 2016 lalu, selama sepekan ke depan, tapi ditunda hingga dalam waktu yang tidak ditentukan.

"Kami sudah mendapat surat pemberitahuan penundaan keberangkatan Walikota Bima ini dari Bank Dunia," kata Nazamuddin, Minggu (2/2).

Diakui Krisna - sapaan akrabnya - Walikota Bima mestinya akan berangkat ke Tokyo Jepang bersama Kepala Bappeda H Fakrunrazi bersama salah satu kepala bidang di Bappeda Adi Aqwam, untuk menyampaikan persoalan banjir yang melanda Kota Bima tahun 2016.

"Mestinya tanggal 1 Februari itu Walikota Bima bertolak ke Jepang, dan mengikuti kegiatan hingga tanggal 8 Februari," katanya.

Namun karena Virus Corona yang hingga saat ini masih mengkhawatirkan, apalagi Bandara menjadi pintu masuk terjangkitnya virus dimaksud, maka keberangkatan ditunda.

"Bank Dunia menyampaikan penundaan ini karena Virus Corona," terangnya.

Krisna menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan Walikota Bima akan berangkat ke Tokyo Jepang. Ia tentu akan menunggu kabar dari Bank Dunia untuk mengkonfirmasi soal rencana keberangkatan tersebut. (RED)