Jadwal Reses Dewan Berubah, Bukan Akhir Masa Sidang Lagi

iklan 970x250 px

Jadwal Reses Dewan Berubah, Bukan Akhir Masa Sidang Lagi

9 Februari 2020
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan

Kota Bima, BONGKAR,- Jadwal reses anggota DPRD Kota Bima kini mengalami perubahan, yang biasanya dilaksanakan pada diakhir masa sidang, kini dilaksanakan pada awal masa sidang dewan.

Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan menjelaskan, berdasarkan tartib no 23 tahun 2018 reses anggota DPRD dilaksanakan pada akhir masa sidang, namun kini dilaksanakan pada awal masa sidang dewan.

"perubahan ini berlaku di seluruh Indonesia, tergantung daerah mau melaksanakan atau tidak".

Kata Pawan sapaan akrab, perubahan agenda reses ini juga disesuaikan dengan rencana awal RKPD. Kemudian hasil reses akan disesuaikan dengan hasil Musrenbang kelurahan dan rencana kerja OPD yang ada.

Ditambahkannya, pada tahun 2020 Pemerintah Kota Bima akan memberlakukan program e-planning dan e-budgeting. Maka mau tidak mau pemerintah harus memperbaiki sistem perencanaan dan penganggaran agar bisa lebih baik.

"karena semua mengetahui bahwa berdasarkan hasil laporan MCP KPK RI, Pemkot Bima menempati urutan paling buruk pada perencanaan dan penganggarannya", ujarnya pada Minggu (9/2).

Dengan perubahan jadwal reses tersebut, kata Pawan, maka nanti hasil program dewan tersebut akan dikombinasikan dengan hasil Musrenbang dan rencana kerja OPD. Aspirasi masyarakat yang terjaring juga bisa terkafer.

Karena reses diakhir masa sidang, banyak aspirasi masyarakat tidak terkafer. Terkadang ada juga yang masuk secara tiba-tiba pada proses pembahasan, dan ini sudah tidak boleh lagi dilakukan.

"nanti hasil reses akan dimasukkan semua dan diparipurnakan dan ditandatangani oleh ketua DPRD kota Bima. Jika sudah masuk dalam sistem e-planning dan e-budgeting, tidak ada lagi yang bisa bergerak. Pokok pikiran Dewan juga akan masuk, tergantung nanti dilihat sekala prioritas sesuai dengan kebutuhan masyarakat", kata Pawan.

Dengan perubahan pola ini menurut Pawan, tentu semakin mematangkan perencanaan dan penganggaran, sehingga tidak ada lagi perencanaan yang tiba masa dan tiba akal. (RED)