Kesbangpol Gelar Rakor Bahas Kerukunan Dalam Beragama

iklan 970x250 px

Kesbangpol Gelar Rakor Bahas Kerukunan Dalam Beragama

4 Februari 2020
Rapat koordinasi Kesbangpol dengan jajaran FKUB, dan Intelijen 

Kota Bima, BONGKAR- Kesbangpol Kota Bima pada Selasa (04/2) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama FKUB, serta jajaran intelejen dalam menyikapi peristiwa pengrusakan rumah ibadah di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara.

Rakor yang berlangsung di Aula Forum Kerukunan Umat Beragama tersebut dihadir oleh Asisten I, Kepala Kesbangpol, Ketua FKUB Kota Bima, Kabag Kesra, TNI, Polri, Kejaksaan, Imigrasi Ketua Mui Ketua Fui, Toga dan toma, berlangsung di aula FKUB Kota Bima.

Dalam sambutannya Asisten I Pemkot Bima Drs. H.Supratman menyampaikan, persolaan di Minahasa bukan masalah agama tapi masalah politik, sosial dan ekonomi, sehingga kesenjangan menjadi masalah agama.

Dengan adanya Sosial Meda (Sosmed) ini katanya, para Oknum yang tidak bertanggung jawab dengan leluasa menyebarkan Isu isu hoaks yang nantinya akan berdampak pada ketidak sepahaman pandangan antara agama yang satu dengan agama yang lainnya, sehingga hal tersebut sering memicu konflik diantara umat beragama.

"Tidak perlu harus merespon yang berlebihan dalam bersosmed, kita harus bijak dalam menanggapi setiap informasi yang kita terima, sehingga kita juga tidak terprovokasi," jelasnya.

Komunikasi harus yang positif untuk meminimalisir terjadinya konflik diantara kehidupan beragama, sehingga bisa terus terjalin komunikasi yang baik diantara sesama.

Dalam rapat tersebut Kasi Intelkam Polres Bima Kota, menyampaikan dengan adanya kejadian tersebut semua umat muslim merasa tidak tenang, namun alhmdulilah tidak butuh waktu lama pihak aparat kepolisian langsung menangkap pelaku 6 orang tersebut, dan sudah dilakukan penahanan.

" Alhamdulillah tidak butuh waktu lama aparat penegak hukum langsung menangkap 6 orang pelaku pengerukan tempat ibadah tersebut, dan saat ini ke 6 pelaku sudah di amankan". (RED)