KPPN Bima Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Wartawan

iklan 970x250 px

KPPN Bima Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Wartawan

3 Februari 2020
Nampak Sejumlah wartawan yang ikut kegiatan Media Gathering yang digelar oleh KPPN Bima

Kota Bima, BONGKAR.- Perjelas kewenangan dan tupoksi Jajaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bima menggelar media gathering bersama puluhan insan pers, di kantornya, Senin (3/2). Pertemuan tersebut sekaligus memperjelas sistem wilayah kerja serta Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) KPPN Bima.

Kepala KPPN Bima Doddy Handaryadi kepada sejumlah media mengatakan, KPPN merupakan lembaga penyalur dana dari pusat untuk pembangunan di daerah. Seperti Dana Alokasi Umum, DAK Fisik, Dana Insentif Pusat dan Dana Desa.

"Kami hanya bertugas mencairkannya ke kas
daerah dengan prasyarat yang telah ditentukan. Contohnya dana desa yang dicairkan dengan metode 40 persen pertama, 40 persen tahap
kedua dan terakhir sebesar 20 persen," katanya.

la menjelaskan, untuk pencairan dana desa
tahap kedua, desa harus membuat laporan
pertanggungjawaban penggunaan dana desa pada tahap pertama, kemudian bisa dicairkan tahap kedua. Mengenai dana kelurahan, diakui Doddy dana tersebut masuk dalam Dana Alokasi Umum.
Tidak terpisah seperti dana desa.
Penyalurannya pun, tidak melalui KPPN daerahtapi langsung dari KPPN pusat ke Kas Daerah (Kasda).

Pada kesempatan itu Doddy juga memastikan media bisa dengan mudah mengakses data apapun yang berkaitan dengan anggaran rakyat yang disalurkan melalui KPPN Bima.

"Kawan-kawan media yang menginginkan data soal penyaluran uang rakyat, silahkan. Kami terbuka saja, sepanjang itu bagian dari
kewenangan kami," tegasnya.

la menambahkan, selama menjalankan tugas penyaluran dana rakyat itu. KPPN sama sekali tidak menerima bantuan atau imbalan dalam bentuk apapun. Karena keberadaan KPPN
memacu daerah untuk memenuhi target
pembangunan.

“Salahsatu tugas kami, ya menggenjot pemda untuk segera merealisasikan anggaran yang sudah digelontorkan untuk pembangunan didaerah," tambahnya. (RED)