Hasil Swab Pasien 01 Kota Bima Ny Z Dinyatakan Sembuh

iklan 970x250 px

Hasil Swab Pasien 01 Kota Bima Ny Z Dinyatakan Sembuh

28 April 2020
Jubir Tim Gugus tugas Covid19 Kota Bima Abdul Malik

Kota Bima, BONGKAR,- Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid19, Abdul Malik yang juga Kabag Humas Pemkot Bima pada Selasa (28/4), mengatakan, jika Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid19 telah menerima hasil swab terhadap Pasien 01, yakni Ny Z (62), warga kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda Kota Bima.

"Hasil swab menyatakan negatif, dan Alhamdulillah swab terakhir ini sebagai rekomendasi akhir bahwa Ny Z dinyatakan sembuh dan dapat dipulangkan", ungkap Malik.

Ny Z lanjut Malik, rencananya akan dipulangkan pada Rabu 29 April 2020 sekitar jam 09.00 WITA dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga di rumah.

Selain itu kata laki laki berkulit hitam ini, pasien 02 Tn A (42 tahun), warga Kelurahan Rabangodu Utara juga telah melakukan swab lanjutan, dan tinggal menunggu hasil swab dalam beberapa hari ke depan. Saat ini kondisi pasien dalam keadaan baik.

Sementara  Pemerintah Kota Bima sendiri sangat Apresiasi dengan kerja keras tenaga medis, TNI/Polri dan para relawan yang tanpa lelah memberikan pelayanan baik dalam pencegahan penyebaran penyebaran di masyarakat maupun pelayanan kesehatan kepada pasien Covid-19 di lokasi isolasi maupun Rumah Sakit Umum Bima.

"Mari bangun kejujuran mengenai riwayat kontak maupun riwayat perjalanan dari daerah terpapar Covid-19 agar mempercepat dan memudahkan penanganan oleh tim medis", ungkap jubir Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid19 Kota Bima.

Selanjutnya kata Malik, mari bangun solidaritas kemanusiaan, berikan semangat dan do'a kepada pasien agar bisa melawan virus Covid-19 ini dan lekas sembuh seperti sediakala. “Jauhi penyakitnya, tingkatkan solidaritas dan kemanusiaan”.

Sementara hingga press release ini dikeluarkan kata Malik, jumlah Pasien positif sebanyak 2 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang. Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 22 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 13 orang. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) 635 orang yang pernah melakukan perjalanan. ( RED)