Dikbud Janji Prioritaskan DAK 2021, Kepsek SDN 15 Ntobo Menangis

iklan 970x250 px

Dikbud Janji Prioritaskan DAK 2021, Kepsek SDN 15 Ntobo Menangis

8 Juli 2020
Kepsek Darmiati, S.Pd dan Wakasek Ismail, S.Pd

Kota Bima, BONGKAR,- Merasa bersyukur karena sekolahnya mulai diperhatikan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Seorang Kepala Sekolah di Kota Bima menangis dan bersujud syukur.

Setelah sekian tahun lamanya SDN 15 Ntobo Kota Bima tidak mendapatkan kucuran dana bantuan untuk pembangunan sekolah, kini akhirnya sekolah tersebut bisa bernafas legah. Pasalnya pada Selasa (7/7) kemarin, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima Dr Syamsudin, telah berjanji akan mendorong anggaran Dana DAK tahun 2021 untuk diprioritaskan bagi SDN 15 Ntobo Kota Bima. Sekolah Dasar Negeri yang berada dibilang Kelurahan Ntobo Kota Bima ini cukup lama tidak disentuh oleh dana bantuan apapun.

"Sebagai seorang Kepala Sekolah saya merasa bahagia sekali mendengar informasi bahwa SDN 15 Ntobo Kota Bima akan mendapatkan dana DAK di tahun 2021 nanti" ujar Hj Darmiati, S.Pd

Selama saya diangkat menjadi Kepsek Januari lalu lanjut Darmiati, "saya bingung dengan kondisi bangunan sekolah yang sudah sangat memprihatinkan ini, tapi setelah bertemu dan bertatap muka langsung dengan Kepala Dinas di pantai Lawata tadi, saya merasa legah dan bersyukur atas apresiasi pihak Dinas Dikbud yang telah memprioritaskan anggaran DAK 2021 untuk sekolah kami.

Disisi lain kata Kepsek, kami juga telah mempersiapkan semua data yang diminta oleh pihak Dinas, adapun data yang sudah kami siapkan tersebut antara lain, laporan terkait kondisi 4 lokal gedung kelas yang memang kami anggap sudah tidak layak lagi, bangku belajar yang masih model lama, dan pagar sekolah sebelah selatan dan timur yang masih menggunakan pagar bambu dan sebahaginya tembok. Dari beberapa item ini mudah-mudahan dapat semua tercover.

Sementara Wakasek Ismai kepada media ini menuturkan jika pihak nya sangat membutuhkan sekali dana bantuan tersebut, karena sepengetahuannya dari tahun 2016 silam SDN 15 Ntobo Kota Bima tidak pernah lagi mendapatkan bantuan dana apapun.

"Saya sudah lama sekali mengajar di sekolah ini, terakhir tahun 2016 sekolah ini mendapatkan bantuan rehab ruang kelas sebanyak 2 lokal, kemudian selanjutnya tidak ada lagi" ujar Wakasek.

Saya berharap lanjut Ismail, Pemerintah Kota Bima lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bisa benar benar merealisasikan janjinya. (RED)