Flobamora Gempur Polres Bima Kota, Tuntut Hukuman Mati

iklan 970x250 px

Flobamora Gempur Polres Bima Kota, Tuntut Hukuman Mati

6 Juli 2020
Masa Aksi Flobamora

Kota Bima BONGKAR- Menyikapi kasus pembunuhan seorang siswa di Kota Bima, ratusan warga Nusa Tenggara Timut (NTT) menggempur Polres Bima Kota pada Senin, (06/7). Aksi warga yang mengatasnamakan Flobamora ini menuntut pelaku pembunuhan pelajar putri di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima agar dihukum mati.

Korlap aksi, Zainudin mengatakan,  kehadiran warga NTT yang tinggal di Bima dalam aksinya di Polres Bima Kota hari ini menuntut pelaku pembunuh seorang gadis bernama Putri warga keturunan NTT untuk dihukum mati.

"Hukum mati,  kalau tidak bisa dihukum mati,  kami minta pihak kepolisian keluarkan dia supaya kami punya hukum adat. Ya nyawa di bayar nyawa," jelas dia dalam orasinya, Rabu (6/7/2020).

Ia menegaskan,  jika tuntutan massa aksi hari ini tidak dipenuhi oleh pihak kepolisian,  maka warga akan tetap tetap bertahan di Polres Bima Kota.

"Kami minta pelaku ini dihukum mati. Supaya tidak ada putri-putri  lain yang menjadi korban. Kalau tuntutan kami tidak diterima maka kami yang hadir di sini akan tidur di sini sampai tuntutan kami terpenuhi," tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, massa masih melakukan domonstrasi di depan Polres Bima Kota. (RED)