Penyebab Anwar Meninggal Akibat Serangan Jantung

iklan 970x250 px

Penyebab Anwar Meninggal Akibat Serangan Jantung

16 Agustus 2020
Aparat kepolisian saat olah TKP di Losmen Komodo

Kota Bima BONGKAR,- Teka teki meninggalkannya seorang Purnawirawan TNI,  Anwar (56) warga asal Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima yang ditemukan meregang nyawa di kamar nomor 22 Losmen Komodo Kot Bima beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh RSUD Bima, Anwar dinyatakan meninggal karena serangan jantung. Baca Juga :Seorang Pria Ditemukan Meregang Nyawa Dikamar Hotel

Kapolsek Rasanae Barat Kota Bima AKP Hamzah melalui Kanit Reskrim IPDA Dediansyah, SE menjelaskan, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap 4 orang saksi dan hasil visum dari RSUD Bima, kematian Anwar akibat serangan jantung. Dan adanya luka di bagian pelipis kanan, akibat benturan saat korban terjatuh di lantai.

“Setelah dilakukan olah TKP serta dari hasil visum bahwa korban murni akibat serangan jantung. Informasi terkait adanya luka di pelapis kanan, akibat dari benturan saat korban jatuh di lantai,” jelasnya, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Lanjut Dediansyah, saat olah TKP yang dilakukan pihaknya tidak menemukan adanya obat penambah stamina sebagaimana dugaan publik di kamar nomor 22 Losmen Komodo. Namun yang ditemukan hanya berupa obat generik milik seorang wanita berinisial W. (Baca Juga : Penemuan Mayat Dikamar Hotel, 2 Saksi Diamankan Aparat Kepolisian)

“Kesimpulan dari olah TKP memastikan tidak adanya obat penambah stamina seperti yang diduga,” ungkap Dediansyah.

Masih dalam kasus ini, Polisi mengamankan dua orang wanita sebagai saksi yakni berinisial WN dan S. Keduanya diamankan sejak usai kematian Anwar dan masih berlangsung sampai dengan Kamis (13/8/2020) malam.

“Keduanya diamankan untuk kepentingan pemeriksaan sebagai saksi. Dan setelah selesai keduanya dipulangkan,” terang dediansyah.

Menurut dari keterangan WN, kata doa, saat itu korban datang hanya bertamu saja ke kamar nomor 22 Losmen Komodo.

"Sekitar setengah jam lamanya antara Anwar dengan WN hanya bercerita saja,” tutup dediansyah. (RED)