Sat Narkoba Polres Bima Kota Berhasil Membekuk 5 Terduga Pengedar Jenis Sabu

iklan 970x250 px

Sat Narkoba Polres Bima Kota Berhasil Membekuk 5 Terduga Pengedar Jenis Sabu

3 Agustus 2020
Anggota Sat Narkoba bersama 5 orang terduga pengedar narkoba jenis sabu

Kota Bima, BONGKAR,- Pada Senin (3/8) sekitar pukul 14:30 WITA, Sat Narkoba Polres Bima Kota berhasil mengamankan dan mengungkap jaringan yang diduga mengedarkan Narkotika jenis Sabu.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono melalui Kasubag Humas, AKP Hasnun mengatakan, jika pengungkapan barang haram tersebut dibawah pimpinan Kasat Narkoba, Iptu Ramli yang melaporkan telah terjadi penangkapan 5 terduga pengedar narkoba jenis sabu.

Dari 5 orang terduga pengedar sabu tersebut, kata Hasnun, tiga diantaranya wanita, masing-masing berinisial SR (29), ST (26) asal Lingkungan Wadu Mbolo Kelurahan Dara dan AS (29) asal Kelurahan Melayu.
Ketiganya di tangkap di TKP Kost kosan yang berbeda di bilangan Kelurahan Melayu.

Untuk 2 orang pria terduga pengedar lainnya, ungkap Kasubag Humas Polrea Bima Kota, masing-masing berinisial ES (33) dan SU (29) asal Kelurahan Melayu. Mereka diamankan saat berada di kost ES dengan  barang bukti sabu-sabu sebanyak 10 poket seberat 0,71 gram.

Sementara terkait kronologinya, kata Hasnun, Tim Sat Narkoba mendapat informasi bahwa di kost kostan tersebut sering dijadikan tempat transaksi jual beli narkoba serta dijadikan tempat pesta sabu-sabu. Menindaklanjuti laporan itu, Kasat bersama Katim Bripka Taufarrahman, dan anggota Opsnal langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Di  Kost ES kami menemukan barang bukti sabu-sabu yang disimpan dalam lemarinya," ujar Hasnun.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para terduga pelaku serta barang bukti lainnya seperti alat hisap, Hp dan lainya langsung diamanakan di Kantor Sat Narkoba Polres Bima Kota.

Dalam proses penggeledahan para terduga pelaku pun disaksikan oleh Ketua RT Kelurahan setempat. Karena pada saat polisi datang, 2 orang pria sedang duduk di depan emperan kost, dan 3 orang wanita sedang berada dalam kamar kost.

"Untuk ke 5 terduga pelaku Kami akan melakukan tes urine, untuk dijadikan alat bukti pada saat gelar perkara nanti," ujar Hasnun. (RED)