Hadapi Kakak Kandung Bupati Malas Ngantor, Camat Asakota Seolah Tak Berdaya

iklan 970x250 px

Hadapi Kakak Kandung Bupati Malas Ngantor, Camat Asakota Seolah Tak Berdaya

21 September 2020
Camat Asakota, Suryadin

Kota Bima, BONGKAR,- Ada yang menarik dari kasus oknum ASN yang malas masuk kerja ini. Dilihat dari sisi ketegasan, Pemerintah Kota Bima sebelumnya pernah memberikan sanksi pencopotan jabatan atas tindakan malas Oknum TS yang juga kakak Kandung Bupati Bima, Hj Indah Dharmayanti Putri ini. 

Tidak lama berselang dari pemberian sanksi tersebut, oknum TS ini rupanya kembali berulah, dan tidak tanggung tanggung, selama satu tahun lebih dia kembali tidak masuk kerja, dan seolah menganggap sanksi Indispliner yang pernah diberikan oleh pihak BKPSDM Kota Bima sebelumnya, tidak ada apa apanya.

Akibat tindakan malasnya tersebut, bahkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bima M Irfan  dengan tegas meminta pihak BKPSDM Kota Bima agar segera memproses oknum yang malas ngantor dan makan gaji buta tersebut. Karena selama satu tahun lebih dia kembali tidak pernah masuk kerja lagi.

Sementara Camat Asakota yang digadang gadang akan mampu menyelesaikan persoalan oknum tersebut juga seolah tak berdaya menghadapi oknum TS ini. Karena dirinya sebelumnya sudah berupaya, memerintahkan Lurah Kolo untuk segera membuatkan laporan Indispliner, namun sayangnya laporan tersebut baru bisa diselesaikan selama hampir satu bulan. Dan lebih anehnya lagi, Camat yang sudah berjanji akan membawakan sendiri laporan Indispliner oknum TS tersebut, rupanya hingga hari ini belum juga sampai ke meja BKPSDM Kota Bima.

Setelah beberapa kali diberitakan oleh media, Camat Asakota, Suryadin, Kembali menuturkan bahwa kasus oknum TS ini, pihak Kelurahan Kolo sudah tiga kali memanggil oknum TS. Namun panggilan itu tidak hiraukannya. (Baca juga : Kasus Oknum ASN Malas Ngantor, "BKPSDM Terlihat Loyo, Camat Asakota pun Gigit Jari")

"Sudah 3 kali Lurah Kolo memanggil TS, namun panggilan tersebut tidak pernah dihiraukannya," ungkap Suryadin pada Senin (21/09).

Kata Suryadin, untuk menindak lanjuti masalah oknum TS ini Pemerintah Kecamatan Asakota pun sudah memanggil oknum tersebut sebanyak 2 kali, namun Oknum ini tidak pernah hadir. 

"Bahkan kami pun sudah dua kali memanggil oknum TS ini, namun lagi lagi dia tidak pernah mengindahkan panggilan tersebut, ungkapnya. 

Suryadin menegaskan,  Jika seandainya panggilan yang ketiga kali nanti tidak diindahkan juga,  maka kasus ini akan kami dilimpahkan ke BKSDM Kota Bima untuk diproses dan diberi Sanksi yang seberat-beratnya. 

"Nanti kita panggil lagi untuk Ke yang tiga kalinya, kalau panggilan ini tidak diindahkan, maka kami akan lipahkan urusan ini ke pihak BKSDM Kota Bima untuk diberikan Sanksi  seberat-beratnya," ujarnya. (RED)