Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Malas, LMND Minta BK Tegas Beri Sanksi

iklan 970x250 px

Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Malas, LMND Minta BK Tegas Beri Sanksi

28 September 2020
Sejumlah Aktivis LMND Seering dengan BK DPRD Kota Bima

Kota Bima, BONGKAR,- Sejumlah aktivis LMND Senin (28/9) mendatangi kantor DPRD Kota Bima, kedatangan beberapa aktivis ini guna minta pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bima agar bertindak tegas terhadap Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Khalid Bin Walid yang dinilai malas bekerja.

Ketua Bambang Hidayat dihadapan BK, juga
mendesak BK agar segera memanggil Khalid Bin Walid untuk bertanggungjawab atas kinerjanya selama ini yang dinilai kurang maksimal dan cenderung meninggalkan tugas dan kewajiabannya sebagai wakil rakyat.

Tidak hanya mendesak BK agar tegas menindak Walid, namu Ketua LMND inipun menceritakan jika oknum Wakil Ketua Komisi III DPRD kota Bima ini pada saat  reses beberapa waktu lalu, tidak pernah hadir sama sekali. Alasannya  sakit dan menyertakan keterangan dokter sebagai bukti, Sementara diwaktu yang sama kata Bambang, Khalid Bin Walid didapati tengah berada di Kediaman Walikota Bima.

"Ini namanya sengaja dan sama halnya menghianati rakyat "Tudiungnya.

Tidak itu saja ungkap Ketua LMND, selama ini, Khalid Bin Walid yang nota benenya adalah Ketua Komisi III juga  jarang hadir dan  masuk kantor. Kalaupun hadir,  hanya hadir saat Banggar dan Paripurna saja. Padahal mestinya, menjadi wakil rakyat selain bertugas di luar daerah mestinya setiap hari hadir di kantor dan menyelesaikan persoalan rakyat.

Adapun Poin penting yang disampaikan LMND yakni, menuntut BK untuk menjatuhkan sanksi pada Khalid Bin Walid, sesuai dengan fakta ketidak hadirannya bekerja dan berbicara kebutuhan rakyat.

"BK jangan anggap sepeleh persoalan ini. Kami minta BK bekerja serius menangani kasus ini," tegas Bambang.

Sementara Ketua BK DPRD Kota Bima Sukri Dahlan menjawab, apa yang diinginkan mahasiswa tersebut akan ditindaklanjuti. Hari ini pula akan mengeluarkan surat untuk memanggil Khalid dalam rangka klarifikasi.

"Soal Khalid yang jarang berkantor sebenarnya kapasitas kami sebagai BK sudah memberikan peringatan. Tapi pada hari ini kami BK akan membuat surat untuk Khalid, terkait ketidakhadiran selama ini," terangnya.

Menurut Duta Partai Demokrat itu, Pimpinan DPRD Kota Bima juga sudah meminta kepada seluruh anggota dewan untuk disiplin bekerja dan hadir di kantor. Namun demikian, kondisinya tetap masih ada yang tidak mengindahkannya.

"Terkait daftar kehadiran anggota, akan kami koordinasikan dulu dengan pimpinan, kami meminta waktu 3 hari ke depan agar bisa kami berikan ke adik-adik mahasiswa," tambahnya.(RED)