Poskamling Dicat Warna Kuning Oleh Oknum Tim, Warga Piong Protes

iklan 970x250 px

Poskamling Dicat Warna Kuning Oleh Oknum Tim, Warga Piong Protes

7 Oktober 2020

Pos Kamling yang Dicat Kuning Oleh Oknum Tim

Kabupaten Bima, BONGKAR,- Anggaran Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat secara utuh, kini oleh oknum Tim salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati disalah gunakan. 

Rabu (6/10) Sejumlah Warga Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima melakukan aksi protes terhadap pengecatan Pos Kamling yang identik dengan warna salah satu partai pendukung salah satu Pasalon. Pada hal Pos Kamling tersebut dibangun oleh Pemdes pada Tahun 2017 dengan anggaran Dana Desa (DD).

Salah seorang warga Piong M Dili mengungkapkan, seharusnya oknum Tim yang melakun hal itu berpikir panjang. Karena Pos Kamling yang sudah dicat kuning tersebut bukan dibangun oleh pasangan calon manapun, tapi Pos Kamling tersebut dibangun menggunakan Dana Desa.

"Pos kamling yang dibangun dengan anggaran DD tahun 2017 jangan disalahgunakan untuk kepentingan politik salah satu calon, harusnya Pos Kamling tersebut tidak berwarna yang identik dengan dukungan kesalah satu Pasalon" jelas M Dili, Rabu (6/10).

Menurut Dili, cara yang dilakukan oleh oknum tersebut sudah merugikan warga setempat. Karena Pos Kamling milik Pemdes dan masyarakat setempat sudah disalahgunakan untuk kepentingan Paslon tertentu. 

"3 Pos Kamling sudah dicat warna kuning, seharusnya pos Kamling tersebut tidak boleh menggunakan cat yang identik dengan warna partai tertentu, apa lagi anggaran untuk pembangunan pos Kamling tersebut dari ADD Desa Piong, yang sifatnya netral dan tidak menunjukkan keberpihakan" jelas mantan Wakil BPD.

Menurut dia, dengan suasana Pilkada saat ini, jangan pernah menunjukan hasrat untuk kepentingan pribadi, apalagi merugikan masyarakat banyak. 

"Berpolitik lah yang sehat dan dinamis dan jangan terlalu paksakan diri untuk kepentingan pribadi", sarannya. 

Ia berharap, Pengawas Pemilu Kecamatan dan Pemerintah Desa harus bersikap netral dalam persoalan ini, agar tidak ada kecemburuan sosial masyarakat yang lain. 

"Pengawas pemilu juga harus bersikap positif. Pemdes Desa Piong harus netralitas pada saat ini," harapnya. (RED)