5 Pernyataan Sikap Walikota Bima Terkait Adanya Penghinaan Terhadap Nabi

iklan 970x250 px

5 Pernyataan Sikap Walikota Bima Terkait Adanya Penghinaan Terhadap Nabi

5 November 2020
Walikota Bima Saat Menerima Masa Aksi FUI Kota Bima

Kota Bima, BONGKAR,- Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Rabu (4/11), di depan halaman kantor Walikota Bima menerima massa aksi dari Forum Umat Islam (FUI) Kota Bima terkait adanya penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Menindaklanjuti aksi tersebut, Wali Kota Bima memberikan pernyataan sikap yang diantaranya :

1. Pemerintah Kota Bima mengecam keras tindakan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina agama Islam dan telah melukai umat Islam ke seluruh dunia yang bisa memecah persatuan antar umat beragama di dunia;

2. Pemerintah Kota Bima menyatakan sikap bahwa dalih kebebasan berekspresi di Perancis sama sekali tidak bisa ditolerir karena menciderai kesakralan kehidupan beragama;

3. Pemerintah Kota Bima juga menilai pernyataan Presiden Prancis bisa memecah persatuan umat beragam di saat harusnya dunia bersatu menghadapi pandemi Covid-19;

4. Kebebasan berekspresi yang mencederai
kehormatan, kesucian, serta kesakralan nilai-nilai dan symbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan;

5. Mengajak seluruh masyarakat Kota Bima untuk mengedepankan persatuan dan toleransi antar umat beragama untuk membangun Kota Bima yang lebih baik dan bermartabat. (Hum/RED)