DPO Kasus Kwitansi 7 Juta, Terduga HF Masih Keliaran

iklan 970x250 px

DPO Kasus Kwitansi 7 Juta, Terduga HF Masih Keliaran

27 November 2020
Foto Kwitansi Yang Disebar luaskan di Media Sosial

Kota Bima, BONGKAR,- Mungkin publik sudah lupa terkait kwitansi 7 juta yang telah menetapkan HF sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).  Saking sudah tidak ada kabar dan progres dari kasus itu yang telah berlalu 2 tahun lebih.

Sementara disatu sisi, HF yang menjadi DPO Polsek Rastim, terlihat begitu aktif dimedia sosial. Artinya, rimba keberadaan DPO ini, jika aparat dan atau siapapun yang berkepentingan menegakan hukum, tentulah tidak sulit mengetahui dimana keberadaan DPO ini.

Terbaru, didinding media sosial dari akun FB milik Jack Garda Asakota, HF aktif berkomentar dan berkicau. Artinya pula, jika dilacak para ahli ITE misalnya atau sekelas Tim Ciber nya Polres, DPO ini kemungkinan besar ditahu keberadaannya.

seriuskah Polsek Rastim menangani kasus kwitasi 7 juta ini ?, Kapolsek Rastim, Iptu Suratno, Jumat (27/11), menjawab wartawan via handpon, menegaskan sangat serius dan tidak main dengan kasus tersebut dan semua kasus lain yang tengah ditangani.

Dengan menetapkan HF sebagai DPO, bentuk dari keseriusan pihaknya, menangani setiap kasus yang ada. Bahkan katanya, penetapan DPO HF, telah pula disertai koordinasi dengan polisi di Indonesia. Termasuk menyebar foto dan informasi yang berkaitan dengan HF itu.

"Polsek Rastim tidak pernah setengah hati menangani kasus HF. Kami serius dan terus berusaha mencari dimana keberadaan HF selaku DPO"tegasnya.

Kapolres menyarankan sekaligus mengharap bantuan warga atau siapapun, untuk ikut memberikan informasi terkait keberadaan HF." Jika ada informasi dimana keberadaan HF, beritahu kami. Kami akan menangkapnya,"pungkasnya.(RED)