Terkait 7 Dosen STKIP Bima Yang Dilaporkan Ke Polda NTB, Syaful Islam Angkat Bicara

iklan 970x250 px

Terkait 7 Dosen STKIP Bima Yang Dilaporkan Ke Polda NTB, Syaful Islam Angkat Bicara

22 November 2020
Syaiful Islam, SH, MH

Kota Bima, BONGKAR,- Terkait dugaan tindak pidana penggelapan yang dilaporkan oleh pihak kampus yayasan PIP Bima ke Polda NTB, Syaful Islam, SH, MH sebagai pemegang mandat akta pendirian 2010 Yayasan STKIP Bima pada Minggu (22/11) angkat bicara.

 "Tidak ada kewenangan pihak Yayasan PIP untuk melaporkan 7 orang dosen yayasan STKIP Bima ke Polda NTB".

Menurut Syaful, "Dr. Nasution itu sudah lama dipecat dari Yayasan STKIP Bima, dan dia tidak memiliki kewenangan untuk mengaudit secara eksternal keuangan Kampus Yayasan STKIP Bima, apalagi sampai melaporkan Dosen STKIP Bima".

Dan perlu saya tegaskan juga kata bang Ipul sapaan akrabnya, "yayasan antara PIP dengan STKIP yang tidak ada kata DAN tahun 2010, telah sepakat Menyelesaikan masalah ini dengan cara musyawarah,"ujarnya.

"Jadi tidak ada lagi yang namanya melapor ke Polda urusan Kampus STKIP Bima".

Asas legalitas dari kampus STKIP Bima sebagai penyelenggara hanya ada dua, IKIP yang tidak ada kata DAN di 2010 dengan dua program studi, dan IKIP 1976 dengan lima program studi. 

"Hanya dua itu saja yang bisa sebagai penyelenggara, ungkapnya.

Jadi kata Syaiful, Herman, M.Pd yang ditugaskan oleh pihak kampus untuk melaporkan masalah dugaan tindak Pidana penggelapan ke Polda NTB tersebut, tidak perlu lah sampai seperti itu, karena sudah ada hasil kesepakatan untuk diselesaikan secara musyawarah. (RED)