Seorang Pria di Dompu Tega Menikam Istri Mantan Kasat Reskrim Hingga Tewas

iklan 970x250 px

Seorang Pria di Dompu Tega Menikam Istri Mantan Kasat Reskrim Hingga Tewas

22 Desember 2020
Ferdiansyah saat dibekuk oleh Tim Puma Polres Dompu

Dompu, BONGKAR,- Seorang pria Feriansyah alias Feri (33), warga Lingkungan Bali I Barat, Kelurahan Bali I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, tega menusuk istri seorang polisi Intan Komalasari (51) hingga meninggal dunia. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18:30 WITA, Senin (21/12). 

Korban ditusuk pelaku berkali-kali dan menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perawatan medis di ruang Instalasi  Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu. 

Dalam siaran pers Polres Dompu Kapolsek Dompu IPTU Kadek Swadaya mengungkapkan, korban bernama Intan Komalasari ini adalah istri seorang mantan Kasat Reskrim di Polres Dompu. Belum lama ini, suami korban sudah meninggal dunia. Dan kejadian naas hari ini, korban pun tewas setelah ditikam berkali–kali oleh tetangganya sendiri saat korban hendak memanggil anaknya yang sedang melerai pelaku yang berkelahi dengan kakaknya.

"Korban adalah isteri dari mantan Kasat Reskrim Polres Dompu yang belum lama ini juga tutup usia. Sementara, pelaku penikaman adalah tetangganya sendiri bernama Feriansyah alias Feri (33), warga Lingkungan Bali I Barat, Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu," ujar Kapolsek Dompu, Senin (21/12) malam.

Dijelaskannya, tragedi naas ini berawal saat pelaku ribut dengan kakaknya bernama Suryamansyah alias Bu di depan rumah mereka. Pertengakran itu menjadi perhatian warga sekitar dan ada pula yang mencoba melerai mereka. Dari warga yang melerai ini, sambung Kapolsek, ada anak korban yang bernama Kiki.

"Saat korban hendak memanggil anaknya (Kiki) yang melerai pertengkaran tersebut, saat itu Feri langsung menikam korban dengan pisau berbentuk belati yang ada di tangannya," jelas dia.

“Saat itu, korban sempat melakukan perlawanan membela diri akan tetapi pisau yang ditikam pelaku menghujam dada dan menembus jantung korban. Korban sempat berlari menyelamatkan diri ke Jalan raya dekat kantor Lurah Bali Satu sambil berteriak minta tolong untuk diantar ke RSUD Dompu,” lanjut Kapolsek menambahkan.

Kata dia, setelah menikam korban, pelaku Feri ini hendak dikeroyok massa. Namun pelaku lari dan bersembunyi ke dalam Masjid Nurul Huda dengan kondisi menggenggam pisau yang membuat massa pun tidak berani mendekat.

"Setelah anggota Polsek Dompu dan Anggota Intel serta Tim PUMA Polres Dompu datang ke lokasi, akhirnya pelaku dibekuk dan berhasil dievakuasi dengan menggunakan Sepeda motor ke Polsek Dompu. Sekarang, pelaku sudah ada di Polres Dompu untuk diproses hokum lebih lanjut," tandasnya.

Ia menambahkan, sekira pukul 20:24 WITA, korban menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Dompu. Dan jenazah almarhummah sudah dibawa ke rumah duka yang rencananya akan dikebumikan besok pagi. 

"Sekitar pukul 22:30 WITA, keluarga korban ingin melakukan pengerusakan rumah orang tua pelaku. Namun aksi tersebut berhasil diredam oleh aparat gabungan dari Babinsa dan anggota kepolisian setempat," pungkasnya. (RED)