Ketua Hanura Kab. Bima Bantah Penggunaan Dana Konstribusi 20 Persen Yang Tidak Transparan

iklan 970x250 px

Ketua Hanura Kab. Bima Bantah Penggunaan Dana Konstribusi 20 Persen Yang Tidak Transparan

26 Januari 2021
Foto Ketua Hanura Kabupaten Bima Abdurrahman

Kabupaten Bima, BONGKAR,- Menyikapi tudingan miring terkait penggunaan dana konstribusi partai sebesar 20 porsen yang dinilai tidak transparan penggunaannya. Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bima Abdurrahman menegaskan, tudingan Suhada yang mantan kader Partai Hanura itu tidak mendasar. Karena anggaran yang disebutkan tersebut tidak sebanyak itu, melainkan hanya Rp 200 juta dan sudah dipertanggungjawabkan penggunaannya kepada seluruh PAC se-kabupaten Bima.

“Lagi pula, apa urusannya Suhada, dia itu sudah dipecat pada periode kepengurusan Partai Hanura Pak Ahmad Dahlan. Tudingan yang dilayangkan ke saya itu jelas tidak benar,” tegasnya.

Menurut Abdurrahman, anggaraan 20 persen tersebut memang ada. Tapi sudah dijalankan sesuai petunjuk dari pengurus DPP. Bahkan sudah LPJ-kan pada rapat konsilidasi dan koordinasi di tingkat pengurus DPC dan PAC se-Kabupaten Bima.

“Penggunaan anggaran itu terinci pada kegiatan pemenangan Paslon IMAN,” jelasnya.

Kemudian, Anggota DPRD Kabupaten ini juga mengungkapkan, DPC hanura dan Lasmura  memiliki tupoksi wilayah kerja masing-masing. Jadi tidak ada hak Lasmura juga mempertanyakan internal Partai Hanura, apalagi yang bersangkutan bukan kader Partai Hanura.

Ditambahkannya, ia juga tidak pernah menghindar dari pekerja media yang berkunjung di kantor DPRD Kabupaten Bima untuk klarifikasi. Malahan dirinya dengan senang hati membuka ruang komunikasi dengan semua publik.

“Saya ini bukan pencundang seperti kader yang pernah dipecat,” tegasnya lagi. (RED)