Data LHKPN KPK RI Mengungkap, 2 Tahun Menjabat, Harta Wali Kota Bima Meroket Rp 2 M Lebih

iklan 970x250 px

Data LHKPN KPK RI Mengungkap, 2 Tahun Menjabat, Harta Wali Kota Bima Meroket Rp 2 M Lebih

25 Mei 2021
Sumber Data LHKPN KPK RI


BONGKAR, Kota Bima,- Ditengah terpaan badai Covid19 yang berdampak pada perekonomian masyarakat, justru kita dipertontonkan oleh hal yang mencengangkan. Sementara disisi yang berbeda, kekontrasan yang sangat tidak masuk akal tergambar di karakter para pemimpin daerah ini. Dan dengan bertambahnya usia jabatan mereka, justeru semakin memperlihatkan betapa para pemimpin daerah ini, semakin bertumpuk harta kekayaannya.

Sebut saja Wali Kota Bima, Bayangkan, Selama kurun waktu 2 tahun menjabat, grafik kekayaanya meroket hingga Rp 2 Miliar lebih.

Penambahan kekayaan orang nomor satu di Kota Bima itu, terlihat dalam laman LHKPN KPK RI, yang bisa diakses dalam website https://elhkpn.kpk.go.id/portal/user/monitoring_kepatuhan. 

Dalam data LHKPN di laman KPK RI tersebut mengungkap, grafik kenaikan kekayaan wali kota merujuk harta awal, saat mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Bima tahun 2018 lalu. Dimana tercatat jumlah harta kekayaan HM Lutfi, baru berkisar Rp 2.655.100.000. 

Angka Kekayaan Rp 2.6 miliar lebih itu, terakumulasi dari tanah dan bangunan senilai Rp 1.2 miliar, dari kepemilikan alat transportasi dan mesin Rp 635. juta, kekayaan yang bersumber dari harta bergerak lainnya sebesar Rp 320 juta. Termasuk dari kas dan setara kas sebanyak Rp 500 juta lebih.

Perbandingan meningkatnya harta kekayaan wali kota yang baru menjabat 2 tahun lebih itu, tergambar di dalam LHKPN tahun 2020.

Di LHKPN itu, jumlah kekayaan HM Lutfi tertera angka fantastis sebesar Rp 4.724.873.743. Artinya, ada penambahan kekayaan sebesar Rp 2.069.773.649. 

Selain terlihat penambahan kekayaan, dalam laman LHKPN ini juga tertera status LHKPN pelapor. Untuk status LHKPN wali kota, tertulis Perlu Perbaikan. 

Selain wali kota Bima, di data yang sama pula, terlhat harta kekayaan Wakil Wali Kota Feri Sofyan. Harta kekayaan wakil wali kota juga terlihat adanya penambahan kekayaan, ketika menjadi calon wakil wali kota dan setelah menjabat dua tahun terakhir. 

Saat menjadi calon wakil wali kota, kekayaan Feri Sofiyan SH dilaporkan sebanyak 
Rp 3.387.007.901. Ini berasal dari kekayaan tanah dan bangunan sebesar 
Rp 3.250.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 300.000.000 , harta bergerak lainnya Rp 122.000.000 , kas dan setara kas sebesar Rp 34.063.496. 

Pada LHKPN tahun 2020, harta Feri Sofiyan bertambah menjadi Rp 4.112.800.000. Artinya, hanya ada penambahan sebesar 
Rp 725.792.009 selama ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bima. 

Untuk status LHKPN nya, orang nomor dua di Pemerintahan Kota Bima ini dinyatakan Diumumkan Lengkap. Sama dengan jajaran kepala dan wakil kepala daerah lain, seperti Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, Bupati Dompu dan Wakil Bupati Dompu. 

Untuk LHKPN tahun 2021, terlihat baru beberapa pejabat dan kepala daerah saja yang sudah melaporkan.(RED)