Kasus Dugaan Skandal Korupsi di DPRD Kota Bima Ditutup Kasusnya

iklan 970x250 px

Kasus Dugaan Skandal Korupsi di DPRD Kota Bima Ditutup Kasusnya

17 Mei 2021

Kasi Intel Kejari Raba Bima Andy Sudirman

Kota Bima, BONGKAR-, Kasus Dugaan skandal Korupsi di lembaga DPRD Kota Bima yang menelan kerugian negara sebesar Rp 200 lebih juta itu, kini kasusnya tersebut sudah ditutup dan dihentikan penanganan dan penyelidikannya.

Dalam penjelasannya Kasi Intel Kejari Raba Bima Andy Sudirman yang ditemui Senin (17/5) diruangan kerjanya mengatakan, jika kasus pengadaan baju dan jas di DPRD Kota Bima telah dihentikan penangana dan penyelidikannya, alias ditutup kasusnya.

"Karena ada MOU tiga lembaga negara, yakin Polri, Kejaksaan RI dan Mentri Keuangan kasus tersebut akhirnya ditutup", ujarnya.

Andy Sudirman pun menjelaskan, jika dalam 60 hari yang bersangkutan tidak mengembalikan uang negara tersebut, maka kasusnya bisa ditingkatkan, namun selama 60 hari tersebut pihak yang diduga kan itu, telah mengembalikan kerugian negara secara utuh, dan itu sesuai dengan bunyi MOU tiga lembaga negara, terangnya. (Baca Juga : Kasi Intel Kejari : Dengan Mengembalikan Uang Hasil Dugaan Korupsi, Tidak Lantas Menggugurkan Perilaku Korupsinya)

Lalu bagaimana dengan perilaku dugaan korupsi nya. Andy Sudirman pun menjawab, "apa yang harus diproses, jika uang negara sudah dikembalikan, artinya alat bukti sudah tidak ada dan tidak bisa diproses lagi", ungkapnya.

Disisilain pihak Dinas Inspektorat Kota Bima yang sebelumnya menyampaikan ada penyalahgunaan anggaran pengadaan baju dan jas tidak juga mengeluarkan rekomendasi temuan tersebut ke Kejaksaan Negeri Raba Bima, sehingga kasus tersebut tidak bisa ditingkatkan Penanganan dan penyelidikannya. (RED)