Terkait Tudingan AM, Ini Klarifikasi PN Raba Bima

iklan 970x250 px

Terkait Tudingan AM, Ini Klarifikasi PN Raba Bima

21 Mei 2021
Tengah baju putih Ketua PN Raba Bima

Kota Bima, BONGKAR,- Berbagai tudingan Agus Mawardy (AM), terpidana kasus 'Pasal Karet' UU ITE yang di dijatuhi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bima dengan pidana penjara masing-masing 6 bulan dan 3 bulan penjara, di tanggapi balik Lembaga Yudikatif itu.

Ketua Pengadilan Negeri Bima, Haris Tewa, Jum'at (21/5) pada wartawan, mengelarfikasi teriakan Agus yang tersebut.

Haris Tewa mengurai kronologi tahapan yang telah dilewati, mulai dari Resume kasasi berkas perkara pidana Nomor 402/Pid.Sus/2019/PN.Rbi an. Agus Mawardy.

Selanjutnya, permohonan kasasi diajukan oleh terdakwa sesuai akta permohonan kasasi terdakwa tertanggal 6 Juli 2020. (Baca juga : 2 Tahun Menjalani Proses Hukum Agus Mawardi Menduga "Ada Perlakuan Berbeda")

"Memori Kasasi dari terdakwa diterima pada 30 Juli 2020,"sebutnya.

Lalu lanjutnya, berkas disusun sesuai daftar isi yang juga memuat Memori Kasasi dari Terdakwa.

Sebelum berkas dikirim ke MA RI diberikan kesempatan kepada Terdakwa dan JPU untuk mempelajari berkas perkara kasasi mulai 30 Juli sampai 10 Agustus 2020, namun terdakwa dan JPU tidak menggunakan hak-nya sesuai dengan Surat Keterangan pada 10 Agustus 2020.

Kemudian sambung Ketua Pengadilan, berkas dikirim ke MA RI dgn pengantar pada 10 Agustus 2021 dgn Nomor surat W25.U3/1464/HK.01/8/2020.

Pada 24 April 2021 PN Raba Bima, terangnya, menerima pemberitahuan penerimaan berkas kasasi dr MA RI beserta nomor registernya. Kemudian pada 16 April 2021 petikan putusan diterima dr MA RI untuk selanjutnya diberitahukan ke Terdakwa dan JPU.(RED)