Sukses Hadirkan Proyek Perbaikan Drainase, Warga Paruga Ucapkan Terimakasih Ke RKP

iklan 970x250 px

Sukses Hadirkan Proyek Perbaikan Drainase, Warga Paruga Ucapkan Terimakasih Ke RKP

1 Agustus 2021
M Ryan Kusuma Pramadi baju Biru

Kota Bima, BONGKAR,- Anggota DPRD Kota Bima Ryan Kusuma Permadi (RKP) kembali melakukan agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2021 dengan menyambangi konstituen nya di Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasbar Kota Bima. Kegiatan jaring aspirasi yang dihelatnya pada Minggu (21/7) disalah satu rumah warga Kelurahan Paruga itu tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam tatap muka dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda itu, RKP menyampaikan kondisi anggaran daerah yang saat ini banyak tersedot untuk alokasi pencegahan Covid-19.

“Akibat refocusing, banyak alokasi anggaran yang telah dipotong untuk pencegahan penyebaran Covid19, termasuk sejumlah program fisik lainnya,” ungkapnya. 

Selain menjelaskan banyak alokasi anggran yang telah di potong, RKP pun meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokoler Covid19. Karena menurutnya belum ada tanda - tanda wabah ini bakal berakhir. Namun dengan kesadaran seluruh lapisan masyarakat, paling tidak bisa mengurangi penyebaran wabah tersebut. 

“Dalam berinteraksi saya berharap agar tetap menggunakan masker, baik itu saat didalam rumah maupun pada saat di luar rumah, dan ini sebagai tindakan pencegahan terhadap meluasnya wabah virus Corona” ujarnya. 

Pada agenda penyampaian aspirasi, RKP terlihat sangat serius menyimaknya. Beberapa di antara warga minta bantuan bakulan. Karena kondisi pendemik ini sangat memberikan dampak buruk bagi perekonomian masyarakat.

Salah satu warga setempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada RKP karena aspirasi saat reses tahun lalu berupa perbaikan drainase di Lingkungan Kampung Paruga sudah mulai dikerjakan. Tinggal yang tersisa dan belum dikerjakan drainase di sepanjang Jalan Kamboja. Karena saat musim hujan tiba, air sering kali keluar ke pemukiman, disebabkan karena kondisi drainase yang tersumbat.

Sementara warga Paruga lainya juga meminta pemerintah agar memasangkan listrik untuk kuburan di jembatan gantung. Karena selama ini warga kesulitan jika ada warga yang meninggal dan dilakukan pemakaman pada malam hari nya.

Dari sejumlah aspirasi warga tersebut, RKP mengungkapkan, Covid-19 memberikan dampak serius pada sektor kehidupan, terutama pada sektor ekonomi. Tidak sedikit warga yang kesulitan karena minimnya pemasukan. 

Soal ini dirinya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengetahui alokasi bantuan langsung tunai atau bantuan sosial tunai dari pemerintah, apakah pedagang bakulan di Paruga sudah masuk dalam pendataan atau tidak. 

“Segera saya akan koordinasikan dengan Dinas Koperindag Kota Bima. Karena pedagang bakulan juga berhak dapat karena masuk sebagai warga yang terdampak secara ekonomi,” terangnya. 

Menjawab soal drainase, RKP mengakui jika drainase yang diminta warga saat reses tahun lalu mulai dikerjakan tahun ini. Sementara perbaikan drainase di jalan kamboja, tentu akan ia perjuangkan agar bisa masuk dalam program pemerintah tahun berikutnya. 

Permintaan warga agar ada lampu penerangan untuk kuburan di jembatan gantung, Anggota DPRD Kota Bima ini dalam waktu dekat akan memasang langsung lampu penerangan di jembatan dan kuburan tersebut. Tanpa perlu berkoordinasi dengan dinas terkait. 

“Insya Allah Senin besok saya pasang langsung listrik di kuburan jembatan gantung,” ujarnya. (RED)